Wagub Kalteng Pastikan Rekomendasi Persetujuan Evaluasi Perda APBD 2024 Barito Utara Segera Terbit

- Jurnalis

Kamis, 1 Februari 2024 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Kalteng, edy Pratowo saat berdialog dengan warga Muara Teweh di kegiatan pasar Penyeimbang Provinsi Kalteng, Kamis (01/02/2024) di Muara Teweh. Foto.Delia/1tulah.com

Wagub Kalteng, edy Pratowo saat berdialog dengan warga Muara Teweh di kegiatan pasar Penyeimbang Provinsi Kalteng, Kamis (01/02/2024) di Muara Teweh. Foto.Delia/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh- Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo memastikan rekomendasi persetujuan evaluasi perda APBD tahun 2024 Barito Utara, segera terbit.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo kepada wartawan usai membuka pasar penyeimbang yang di gelar Pemprov Kalteng, Kamis 01 Februari 2024.

“Nanti akan keluar, nanti mereka akan ketemu Pak Gubernur,” kata Edy Pratowo di Muara Teweh.

Seperti diketahui, hingga saat ini perda APBD tahun 2024 Kabupaten Barito Utara, belum mendapat rekomendasi peretujuan Gubernur Kalteng.

Berita terkait : Perda APBD Belum Dapat Rekomendasi Gubernur, Pemkab Barut Tetap Ikut Kick Off Pengadaan Barang

Baca Juga :  Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Selain terganggunya pelaksanaan pembangunan, juga berdampak pada pungutan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pajak daerah dan retribusi.

Akibat tidak bisa dipungutnya retribusi dan pajak daerah, Pemkab Barut kehilangan pemasukan Rp3 miliar lebih dalam pemasukan PAD di Bulan Januari 2024.

Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis saat gelar apel gabungan baru-baru lalu mengatakan, secara prosedural Pemkab Barut sudah memenuhi seluruh tahapan pengajuan peraturan daerah (Perda) terkait APBD tahun 2024, sesuai dengan kaidah dan norma peraturan perundang-undangan berlaku.

Baca Juga :  Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan

Berita terkait : Perda APBD 2024 belum Rekomendasi Gubernur, Pemkab Barut Terkendala Pungut Pajak dan Retribusi Daerah Merugi Rp3 Miliar Lebih

Pemkab Barut kata Muhlis, tetap berupaya untuk mempercepat persetujuan evaluasi perda APBD, agar pembangunan di Barito Utara bisa berjalan sesuai rencana.

Disinggung terkait rencana Pemkab Barut bertemu Gubernur Kalteng, Muhlis mengatakan, secepatnya menghadap Gubernur.

“Rencana besok kami bertolak ke Palangka Raya,” kata Muhlis kepada media ini, Kamis sore.(*)

 

Penulis : Deni Hariadi

Berita Terkait

Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat
Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter
Diduga Tak Penuhi Kesepakatan, Warga Ambil Alih 1.731 Hektare Lahan Sawit PT AGU
Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan
Bupati dan Forkopimda Barut Turun Langsung Pantau Titik Api Karhutla
APBD Perubahan 2026 Fokus pada Program Prioritas yang Berdampak bagi Warga
Desa Teluk Malewai Percepat Realisasi DD dan ADD hingga 85 Persen
PWI Barut Jalin Silaturahmi dan Sinergi dengan Dewan Pers di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:15 WIB

Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Sabtu, 19 September 2026 - 13:06 WIB

Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter

Kamis, 17 September 2026 - 17:29 WIB

Diduga Tak Penuhi Kesepakatan, Warga Ambil Alih 1.731 Hektare Lahan Sawit PT AGU

Kamis, 17 September 2026 - 15:59 WIB

Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan

Rabu, 16 September 2026 - 00:15 WIB

Bupati dan Forkopimda Barut Turun Langsung Pantau Titik Api Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:12 WIB

APBD Perubahan 2026 Fokus pada Program Prioritas yang Berdampak bagi Warga

Selasa, 15 September 2026 - 10:46 WIB

Desa Teluk Malewai Percepat Realisasi DD dan ADD hingga 85 Persen

Kamis, 10 September 2026 - 18:09 WIB

PWI Barut Jalin Silaturahmi dan Sinergi dengan Dewan Pers di Jakarta

Berita Terbaru