Kirim Ancaman Bom ke Polres Kudus, Pria di Semarang Ditangkap : Ngaku Hanya Iseng

- Jurnalis

Sabtu, 8 Juli 2023 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Johanson Simamora. Suara.com

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Johanson Simamora. Suara.com

1TULAH.COM – Polisi meringkus seorang pengamen di Kota Semarang, Jawa Tengah, yang diduga mengirimkan ancaman akan mengebom Polres Kudus.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol Johanson Simamora membenarkan adanya laporan teror yang ditindaklanjuti Satreskrim Polres Kudus itu.

“Pelaku menyampaikan ancaman lewat telepon dan pesan singkat WhatsApp,” kata Johanson di Semarang, Sabtu (8/7/2023).

Baca Juga :  KPU Siap Menindaklanjuti Apapun Putusan MK dalam Sengketa Pilpres 2024

Ketika diinterogasi, WU yang merupakan warga Jekulo, Kabupaten Kudus mengaku berangkat dari Kudus menuju Semarang untuk mengamen.

Setibanya di Semarang, WU lantas mencari nomor siaga SPKT Polres Kudus menggunakan ponselnya.

Lalu, ia mengirimkan pesan bahwa telah terjadi perampokan di sebuah toko modern.

Kemudian, ia mengirimkan pesan kedua yang berisikan akan mengebom Polres Kudus.

Baca Juga :  Diperkirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Dilanda Cuaca Ekstrem Hari Ini

“Kemudian pelaku menghubungi nomor tersebut dan menyampaikan akan datang ke Polres Kudus untuk mengebom,” terangnya.

Kepada polisi, WU mengaku hanya iseng mengirimkan pesan ancaman tersebut.

Kendati mengaku iseng, polisi tetap mendalami dan memeriksa WU secara intensif untuk menentukan upaya hukum selanjutnya

Penulis : Nova Elisa Putri

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Profil Singkat Tim Cook, CEO Apple yang Akan Menemui Presiden Jokowi di Istana Esok Hari
Legislator Barsel ini Minta Raperda STOK Perlu Dibahas Lebih Lanjut
Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis
Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Jasa Para Habaib dalam Penyebaran Dakwah Islam
DPD PAN Barsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Catat Jadwalnya!
Usai ‘Dirty Vote’, Film Dokumenter ‘Dirty Election’ Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024
Anies Dijadwalkan Hadir Secara Langsung Saat Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2024
KPU Siap Menindaklanjuti Apapun Putusan MK dalam Sengketa Pilpres 2024

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 17:59 WIB

Profil Singkat Tim Cook, CEO Apple yang Akan Menemui Presiden Jokowi di Istana Esok Hari

Selasa, 16 April 2024 - 08:30 WIB

Legislator Barsel ini Minta Raperda STOK Perlu Dibahas Lebih Lanjut

Selasa, 16 April 2024 - 06:41 WIB

Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis

Selasa, 16 April 2024 - 06:00 WIB

Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Jasa Para Habaib dalam Penyebaran Dakwah Islam

Selasa, 16 April 2024 - 05:41 WIB

DPD PAN Barsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Catat Jadwalnya!

Senin, 15 April 2024 - 16:13 WIB

Usai ‘Dirty Vote’, Film Dokumenter ‘Dirty Election’ Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024

Senin, 15 April 2024 - 15:57 WIB

Anies Dijadwalkan Hadir Secara Langsung Saat Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2024

Senin, 15 April 2024 - 15:52 WIB

KPU Siap Menindaklanjuti Apapun Putusan MK dalam Sengketa Pilpres 2024

Berita Terbaru

Ilustrasi puasa syawal (sumber: suara.com)

Khazanah

Ingin Puasa Syawal Enam Hari Tapi Tak Berurutan, Bolehkah?

Selasa, 16 Apr 2024 - 17:15 WIB