Terungkap Ayah Sadis Bunuh Anak Kandung, Diduga Konsumsi Sabu

- Jurnalis

Rabu, 2 November 2022 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garis Polisi Membentang Mengelilingi Tempat Kejadian Perkara (TKP) Pembunuhan Anak dan Istri Kritis di Depok [Egi Abdul Mugni/Suara.com]

Garis Polisi Membentang Mengelilingi Tempat Kejadian Perkara (TKP) Pembunuhan Anak dan Istri Kritis di Depok [Egi Abdul Mugni/Suara.com]

1TULAH.COM – Peristiwa tragis yang terjadi di Kota Depok,Jawa Barat, pada Selasa (1/11/2022) mengegerkan di perumahan klaster Pondok Jatijajar, Tapos, Kota Depok.

Dimana ayah kandung tega membunuh anak kandung sendiri yang masih duduk di kelas 6 sekolah dasar (SD). Korban diketahui berinisial KPC berusia 13 tahun.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno, menjelaskan pelaku pembunuhan anak kandung sendiri itu kini sudah diamankan oleh pihak kepolisian Polres Metro Depok.

“Saat ini sedang dalam pemeriksaan,” katanya, kepada wartawan.

Polisi juga menyita, alat bukti berupa parang yang digunakan pelaku dan seragam korban yang penuh darah.

Berikut fakta-faktanya bagaimana peristiwa itu terjadi?

Sebelum bunuh anak kandung, pelaku konsumsi sabu

Pelaku pembunuhan terhadap anak kandung di Depok diketahui bernama Rizky Novyandi Achmad. Sebelum melakukan aksi kejinya, Rizky disebut mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua RT 03 RW 08 Edi Kusnaedi. Ia mengatakan, pelaku diduga sempat mengonsumsi sabu di Masjid Al-Ihwan, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

“Kayanya lagi labil karena infonya habis pakai sabu. Setelah pelaku diamankan. Kanit resmob minta tolong saya untuk cari barang di masjid, akhirnya kita ke masjid kita nemuin dua bekas bungkusan plastik klip,” katanya, kepada Suarabogor.id (jaringan suara.com) Senin (1/11/2022).

Baca Juga :  Komisi III DPRD Kalteng Soroti Jaminan Kesehatan Pekerja Pendatang di Kabupaten Kapuas

Selain membunuh anak kandungnya, pelaku juga melakukan penyerangan kepada istrinya yang berinisial NI berusia 31 tahun.

Beruntung nyawa NI masih tertolong, namun mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

“Saya ngenes, anaknya di kepala, kalau mata sabetan. Istri banyak, ada di leher, pergelangan tangan dan punggung,” ujar Ketua RT 03 RW 08 Edi Kusnaedi.

Edi Kusnaedi menambahkan, usai membunuh anak kandung dan melukai istrinya, pelaku yang bernama Rizky tersebut tidak berusaha untuk melarikan diri.

Menurut Edi, pelaku malah duduk santai di ruang tamu rumahnya, seakan-akan tidak pernah terjadi apa-apa.

Namun, lanjut Edi, pelaku sempat mengumpat pada saudaranya dengan mengatakan kalau dirinya telah berhasil membunuh setan.

“‘Saya sudah matiin tuh dua orang setannya, tinggal satu lagi’,” ujar Edi menyampaikan kata-kata pelaku.

Polisi belum ketahui motif pelaku

Usai melancarkan aksinya, Rizky yang merupakan pelaku pembunuhan terhadap anak kandungnya, langsung ditangkap oleh aparat dari Polres Metro Kota Depok.

Baca Juga :  Heriyus: Program OPP-MPP buka Peluang Kerja Masyarakat Lokal

Kasat reskrim Polres Depok AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan, pelaku sudah diamankan pihak kepolisian. Namun hingga kini polisi belum mengetahui motif dari pembunuhan tersebut.

“Kita masih melakukan pemeriksaan saksi,” ujar AKBP Yogen.

Namun menurut kakak pelaku, yakni Fahmi, rumah tangga adiknya memang sedang tidak harmonis. Rizky dan istrinya sering kali terlibat cekcok hingga terjadi tindak kekerasan.

“Rumah tangganya kurang sehat, tetapi ibunya masih mempertahankan. Kami dari keluarga sudah menyarankan kalau mau pisah ya pisah, karena tindak kekerasan yang dilakukan pelaku sudah melebihi batas,” tuturnya.

Korban dikenal anak yang sopan dan pemalu

Kematian KPC yang dibunuh ayah kandungnya ternyata menyisakan rasa sedih dari teman dan para tetangganya.

Kesedihan dirasakan oleh salah satu teman sekolah KPC,yakni Chika.Menurut ayah Chika,Yusuf, anaknya kerap menangis jika bercerita tentang KPC.

Selain itu, menurut dia, KPC adalah sosok anak yang baik dan sopan,kepada teman serta kepada keluarga teman-temannya.

“Anaknya sangat baik, sopan, dan pemalu. Saya sering nganter dia kalau pulang sekolah kesini (rumah KPC),” ungkapnya. (suara.com)

Berita Terkait

Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?
Update Harga BBM Mei 2026: Pertamax Turbo dan Dex Series Naik, Mengapa Pertamax Masih Ditahan?
LocoWin Casino: Quick‑Hit Slots und blitzschnelle Gewinne
Ka casino: Quick‑Hit Gaming voor Directe Winsten
Buntut Potongan Video JK di UGM, Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim
Polisi Dalami Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati, Pengasuh Diperiksa
Wabup Rahmanto Dorong UMKM Lebih Kompetitif
Pimpin Upacara Otda dan Hardiknas, Ini Pesan Wabup Rahmanto Muhidin

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:26 WIB

Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:47 WIB

Update Harga BBM Mei 2026: Pertamax Turbo dan Dex Series Naik, Mengapa Pertamax Masih Ditahan?

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:57 WIB

LocoWin Casino: Quick‑Hit Slots und blitzschnelle Gewinne

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:17 WIB

Ka casino: Quick‑Hit Gaming voor Directe Winsten

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:44 WIB

Buntut Potongan Video JK di UGM, Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

Senin, 4 Mei 2026 - 20:54 WIB

Polisi Dalami Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati, Pengasuh Diperiksa

Senin, 4 Mei 2026 - 18:28 WIB

Wabup Rahmanto Dorong UMKM Lebih Kompetitif

Senin, 4 Mei 2026 - 15:41 WIB

Pimpin Upacara Otda dan Hardiknas, Ini Pesan Wabup Rahmanto Muhidin

Berita Terbaru

Berita

Ka casino: Quick‑Hit Gaming voor Directe Winsten

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:17 WIB