Anak Emosian Memang Membuat Orangtua Emosional, Begini Cara Menghadapinya

- Jurnalis

Rabu, 2 November 2022 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anak sedih (Pexels.com/cottonbro/suara.com)

Ilustrasi anak sedih (Pexels.com/cottonbro/suara.com)

1TULAH.COM-Orangtua yang terlalu saying atau memanjakan anaknya sering kali mudah menjadi sasaran kemarahan anak. Saking sabarnya dengan perilaku anak yang emosian, orang luar yang melihatnya justru merasa kasihan dengan orangtua seperti itu.

Di sisi lain, punya anak yang emosian memang juga membuat ada orangtua emosional. Hingga terkadang membuat mereka lepas kontrol.

Kesabaran merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh semua orang. Baik itu orang dewasa maupun anak kecil sekalipun.

Meski begitu, bersabar bukanlah hal yang mudah. Bagi orang dewasa saja sering kali sulit untuk bersabar dalam berbagai kondisi, apalagi bagi anak-anak. Anak-anak bahkan cenderung lebih tidak sabaran dibanding orang dewasa.

Tingkat kesabaran setiap orang berbeda-beda. Ada yang bisa sangat bersabar menghadapi kondisi yang rumit atau sabar menunggu dalam waktu yang lama. Namun banyak juga orang yang tidak bisa bersabar walau sebentar saja.

Baca Juga :  Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres 27/2026 tentang Perlindungan Ekosistem Transportasi Digital

Tingkat kesabaran ini umumnya dibentuk karena kebiasaan sejak kecil. Oleh sebab itu, kita perlu melatih anak kita untuk bisa bersabar. Hal ini bisa dilakukan dengan beberapa cara.

Berikut ini adalah 4 cara yang bisa dilakukan untuk melatih kesabaran pada anak.

  1. Menuruti Keinginan Anak dengan Perlahan

Anak pasti sering meminta sesuatu baik berupa barang maupun tindakan dari kita. Kita bisa mengambil kesempatan untuk melatih anak menjadi sabar. Caranya dengan langsung atau segera menuruti keinginannya, melainkan dengan perlahan-lahan.

Misalnya ketika anak meminta tolong untuk diambilkan sebuah barang. Maka kita bisa menurutinya namun melakukannya secara perlahan. Cara ini akan melatih anak agar mau menunggu dan bersabar.

  1. Meminta Anak Menunggu

Selain bergerak secara perlahan, kita juga bisa meminta secara langsung anak untuk menunggu. Misalnya ketika anak meminta suatu barang, maka sampaikan pada anak bahwa kita akan mengambilkannya namun harus menyelesaikan urusan lainnya terlebih dahulu. Hal ini juga akan melatih kesabaran anak jika terus dibiasakan menunggu.

  1. Jangan Emosi
Baca Juga :  Heriyus: Pencegahan Karhutla Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Kesabaran memang sulit untuk dilakukan. Orang dewasa saja sering hilang kesabaran apalagi anak-anak. Tidak jarang anak-anak menjadi tidak sabaran. Hal ini sering kali membuat kita kesal. Namun, kita jangan sampai terbawa emosi karena dikhawatirkan akan memarahi anak dan membuat anak menjadi trauma.

  1. Berikan Contoh

Sifat anak banyak dipengaruhi oleh orang tuanya. Oleh sebab itu, berikan contoh yang baik pada anak, termasuk dalam urusan kesabaran. Tunjukkan pada anak bahwa kita bisa bersabar. Dengan begitu, anak akan meniru kebiasaan kita.

Demikian 4 tips yang bisa dilakukan untuk melatih kesabaran anak. Selamat mencoba! (Sumber:suara.com)

 

 

Berita Terkait

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Berita Terbaru