Diduga Menjadi Penyebab Kerumunan, Pihak Yoo Ah In Membantah Bahwa Dia hadir di Itaewon Pada Malam Itu

- Jurnalis

Selasa, 1 November 2022 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktor Yoo Ah In membantah rumor bahwa dia hadir di Itaewon pada malam kejadian 29 Oktober 2022. (Foto: Allkpop)

Aktor Yoo Ah In membantah rumor bahwa dia hadir di Itaewon pada malam kejadian 29 Oktober 2022. (Foto: Allkpop)

KALTENGLIMA.COM – Dituding menyebabkan kerumunan massa di Itaewon, perwakilan dari pihak aktor Yoo Ah In membantah jika sang aktor hadir pada malam tragedi di Itaewon, Sabtu, 29 Oktober 2022.

Selasa, 1 November 2022, seorang perwakilan dari pihak Yoo Ah In angkat bicara untuk menyangkal rumor bahwa snag aktor hadir di Itaewon pada malam tragedi kerumunan massa

Perwakilan aktor mengatakan, “Yoo Ah In meninggalkan Korea pada tanggal 29 Oktober 2022, dan dia saat ini berada di luar negeri,” menutup kemungkinan bahwa dia berada di Itaewon malam itu.

Baca Juga :  Usut Dana Hibah KPU, Kejari Mura Sita Sejumlah Dokumen

Sebelumnya, berbagai rumor menyebar melalui komunitas online bahwa selebriti dan influencer terkenal muncul di Itaewon pada tanggal 29 Oktober 2022 malam, dan menyebabkan kerumunan massa melonjak ke berbagai arah.

Beberapa influencer SNS lainnya juga terlibat dalam rumor serupa, dan memaksa mereka untuk mengklarifikasi posisi mereka.

Baca Juga :  MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres

Sementara itu, menurut polisi Korea Selatan, pada 1 November 2022, jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 156 korban, setelah seorang wanita yang terluka parah berusia dua puluhan meninggal di rumah sakit.

Korban tragedi Itaewon itu kini berjumlah 101 perempuan dan 55 laki-laki. Korea Selatan akan menjalani masa berkabung nasional hingga 5 November 2022.

Berita Terkait

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah
Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya
Persiapan Pemilu 2029: Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu dan Adminduk, Buka Ruang Masukan Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:44 WIB

Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:46 WIB

Persiapan Pemilu 2029: Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu dan Adminduk, Buka Ruang Masukan Masyarakat

Berita Terbaru