Banyaknya Kucing Liar Berkeliaran di Luar Sana, Kitty Lovers Jangan Tinggal Diam

- Jurnalis

Minggu, 30 Oktober 2022 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kucing liar. ((Kristin Wilson/Unsplash/suara.com))

Ilustrasi kucing liar. ((Kristin Wilson/Unsplash/suara.com))

1TULAH.COM-Kucing adalah hewan peliharaan yang manja. Kelebihan hewan inilah yang kerap menjadikannya banyak dipelihara di rumah-rumah.

Sama seperti kebanyakan pencinta hewan lainnya, Kitty Lovers atau para pencinta kucing juga rela merogoh kocek untuk memanjakan si push kesayangannya. Terutama untuk kucing jenis-jenis tertentu atau peranakan yang dianggap unggul.

Sebut saja kucing Persia, Angora dan lain-lain. Kucing-kucing ini, hidup berkecukupan. Tempat tinggal yang hangat dan makanan cukup, serta kesehatan yang selalu terjaga dengan baik.

Tapi tahukah hai Kitty Lovers! Di luar sana sebenarnya banyak sekali kucing-kucing liar. Banyak kucing liar yang kesulitan untuk mencari makanan dan kelaparan di luar sana.

Banyak kucing liar yang kesulitan untuk mencari makanan dan kelaparan di luar sana. Jika kita memiliki rezeki lebih dan mau membantu para kucing liar untuk diberi makan maka kita sudah membantu mereka untuk tidak kelaparan dan merusak sampah milik warga.

Kenapa kucing banyak merusak kantung sampah milik warga? itu karena mereka kelaparan, sehingga mereka mencari makanan di dalam kantung-kantung sampah, sehingga banyak warga yang merasa terganggu oleh hal itu.

Baca Juga :  Benarkah "Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi"? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Namun jika para kucing liar ini diberi makan oleh warga sekitar, mereka tidak akan terlalu sering mencakar, dan memberantakan sampah milik warga.

Kucing jalanan atau kucing liar ini memang akan berburu tikus, ataupun mencari makanan lainnya, namun banyak juga yang kesulitan dalam melakukan perburuan atau mencari makan.

Kita kerap menemui beberapa kucing liar yang sering tertidur, terkadang mereka melakukan itu karena menahan lapar dan banyak kucing liar yang mati kelaparan.

Jika anda ingin mulai memberi makan kucing liar, boleh di halaman rumah maupun di luar rumah. Jikalau mau memberikan makanan di halaman rumah anda, sebaiknya menyediakan tempat makan dan minum untuk para kucing di teras rumah.

Sehingga para kucing akan datang ke rumah anda secara rutin, karena mereka akan mulai merasa aman ketika diberi makan di rumah anda.

Namun jika ingin memberi makan kucing liar di tempat umum, anda lebih baik membawa makanan kucing kering dengan merk apapun yang ingin anda beli tentunya pastikan tanggal kadaluarsanya masih lama ya.

Baca Juga :  Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Berikan makanan kucing dengan alas juga, jika sempat membersihkannya jangan lupa membersihkan alas makan ataupun minum untuk kucing agar tidak banyak sampah bertebaran.

Jika para kucing tidak mau memakan makananya tidak apa, jangan dipaksa karena beberapa kucing liar takut untuk berinteraksi dengan manusia, karena beberapa faktor seperti misalnya dia trauma di kasari oleh manusia ataupun ketakutan di racuni.

Cara memberikan makanan untuk kucing jalanan cukup anda membawa makanan kucing yang kering didalam botol atau kotak tertutup agar bisa dibawa kemana-mana, panggillah kucing tersebut sambil menunjukan makanannya dan jika dia mulai menghampiri berilah ia makanan sedikit jika dia mau memakannya berilah lebih banyak atau secukupnya.

Jangan lupa ucapkan “makan yang lahap ya” agar kucing tersebut merasa nyaman dan aman walaupun dia tidak mengerti ucapan kita namun kabarnya kucing bisa mengerti perlakuan ataupun perkataan manusia. (Sumber: suara.com)

Berita Terkait

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB