Menu

Mode Gelap

Berita ยท 17 Sep 2022 06:05 WIB

Dear Para Ortu, Ini Cara Bersikap yang Bijaksana kepada Anak


 ilustrasi: bersikap bijaksana kepada anak ((Pixabay/ @PublicDomainPictures/suara.com)) Perbesar

ilustrasi: bersikap bijaksana kepada anak ((Pixabay/ @PublicDomainPictures/suara.com))

1TULAH.COM-Kanak-kanak bukan hanya masanya pertumbuhan secara fisik, melainkan pula mental. Sayangnya, pertumbuhan mental kerap kali kurang mendapatkan perhatian serius dari para orang tua (Ortu).

Sehingga, banyak ortu yang melakukan teror mental kepada anak-anak. Entah disengaja maupun tidak, dan dengan alasan apa pun. Dampaknya tentu akan dirasakan anak-anak saat dewasa kelak.

Oleh karena itu, hendaknya orangtua dapat selalu bersikap bijaksana dalam mendidik anak-anak, terutama yang masih dalam masa kanak-kanak dan remaja. Jadikan lah anak-anak merasa aman dan nyaman saat berada di dekat orangtuanya.

Berikut adalah 5 kata-kata orang tua yang dapat rasa tidak aman kehidupan anak sepenuhnya, Salah satunya Jangan pernah membandingkan anak Anda dengan saudara kandungnya, teman sebayanya, atau orang lain dalam hal ini, dapat membuat anak menjadi lebih dalam, mulai meragukan kasih sayang orang tua.

Kebanyakan orangtua kadang bingung bagaimana cara berkomunikasi dengan anak di usia-usia tertentu.

Terkadang saat berbicara dengan anak, orang tua jarang berpikir matang-matang apa dan bagaimana mereka mengatakannya.

Meskipun satu kata yang salah tidak hanya melukai harga diri anak yang rapuh, itu juga dapat menyebabkan kerusakan parah pada kesehatan mentalnya.

Berikut ini adalah hal-hal yang tidak boleh Anda katakan kepada seorang anak dalam keadaan apa pun.

Berikut adalah 5 kata-kata orang tua yang dapat menyebabkan rasa tidak aman dan merusak kehidupan anak sepenuhnya.

Ibu, ayah, nenek, dan kakek! Tolong, ingatlah untuk tidak pernah menggunakan ini!

  1. “Kamu tidak bisa melakukan apa-apa!”

Frasa ini akan membuat anak Anda ingin menyerah bahkan sebelum mencoba! Mengapa dia berusaha jika itu tidak akan memberikan hasil apa pun?

Kesadaran bahwa bahkan orang terdekat mereka tidak percaya pada mereka dapat menghancurkan mental anak! Frasa ini benar-benar tabu!

  1. “Kenapa kamu tidak bisa normal saja, seperti anak-anak lain…”

 

Jangan pernah membandingkan anak Anda dengan saudara kandungnya, teman sebayanya, atau orang lain dalam hal ini.

Hal itu dapat membuat anak menjadi lebih dalam, mulai meragukan kasih sayang orang tua, dan bahkan mulai membalas dendam pada orang yang Anda puji.

  1. “Tapi itu sangat mudah!”

Dengan memberi tahu anak Anda betapa mudahnya menjahit kancing atau belajar mengendarai sepeda, Anda secara efektif memberi tahu anak Anda bahwa Anda menganggap mereka tidak terampil.

Menurut Anda apa yang akan terjadi dengan harga diri anak itu? Lebih baik memuji putra atau putri Anda untuk pencapaian baru!

  1. “Biarkan aku melakukannya!”

Menjadi terlalu peduli sama berbahayanya dengan kurangnya perhatian orang tua. Anda harus mengajari anak Anda untuk mandiri sejak usia dini. Jika tidak, anak-anak mulai berpikir bahwa mereka tidak mampu melakukan apa pun!

  1. “Kamu melakukan kesalahan lagi!”

Bahkan orang tua yang paling baik pun terkadang merasakan dorongan untuk menunjukkan kesalahan anak-anak.

Sebaiknya hal itu dihindari, ingatkan anak dengan kata-kata yang baik. Semoga menambah wawasan.

Bagaimana cara meningkatkan kepercayaan diri anak?

Jika Anda memperhatikan bahwa Anda cenderung mengatakan hal-hal di atas kepada anak Anda, pastikan untuk segera mengakhirinya.

Lebih baik memikirkan cara untuk memperbaikinya! Berikut adalah beberapa tips untuk kembali meningkatkan kepercayaan diri dan mental anak:

Pastikan Anda memuji anak Anda untuk setiap pencapaian mereka, betapapun kecilnya kelihatannya: tidak hanya untuk nilai bagus tetapi juga untuk gambar cantik yang mereka buat.

Dorong aspirasi mereka untuk mengekspresikan diri. Ini adalah satu-satunya cara untuk menemukan bakat mereka dan mengembangkannya.

Ucapkan kata-kata yang akan membantu anak percaya pada kekuatan dan kemampuannya sesering mungkin.

Berikut adalah beberapa yang dapat Anda gunakan: “Kami percaya pada kamu nak!” “Kamu benar-benar bisa melakukannya!” “Kamu dapat melakukan apapun!”

Semua orang tua ingin anaknya menjadi baik, pintar, dan terampil. Dan cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan memuji mereka atas hasil kerja mereka daripada menjatuhkan mereka karena kesalahan mereka.

Biarkan anak Anda tumbuh menjadi pribadi yang bahagia, seimbang, dan mandiri! Dan tolong perhatikan ungkapan-ungkapan di atas yang dapat merusak harga diri anak.

Cobalah untuk menjadi teman terbaik anak Anda!

Materi dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak menggantikan saran dari spesialis bersertifikat. (Sumber: Suara.com)

 

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Viral Suara Pengamen Bawakan Lagu Bon Jovi, Warganet : Keren Suaranya

26 September 2022 - 09:40 WIB

Viral pengamen mirip vokalis Bon Jovi (tangkapan youtube)

Tukang Ojek dan Nelayan Bakal Terima Bansos, Pencairan Oktober-Desember, Lengkapi Syarat-syaratnya Ini

26 September 2022 - 08:36 WIB

Sadis, Polwan BNN Diduga Aniaya dan Sekap Perempuan

26 September 2022 - 08:33 WIB

Ilustrasi - polwan BNN diduga aniaya dan sekap perempuan (suara.com)

Kejurda Grasstrack 2022 Barsel, Jaring Pebalap Lokal di Ajang Porprov 2023

26 September 2022 - 08:25 WIB

Berteman dengan 4 Zodiak Ini, Dijamin deh Selalu Riang Gembira

26 September 2022 - 07:50 WIB

Heboh, Suara Ledakan Keras di Asrama Polisi, Ini Penjelasan Kapolda Jateng

26 September 2022 - 06:38 WIB

Suara Ledakan
Trending di Berita