Timnas Indonesia U-19 Tersingkir Karena Regulasi, Begini Kata Shin Tae-yong

- Jurnalis

Senin, 11 Juli 2022 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selebrasi Timnas Indonesia U-19 dalam laga Piala AFF U-19 2022 versus Myanmar U-19 di Stadion Patriot, Minggu (10/7/2022) (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Selebrasi Timnas Indonesia U-19 dalam laga Piala AFF U-19 2022 versus Myanmar U-19 di Stadion Patriot, Minggu (10/7/2022) (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

1TULAH.COM – Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Myanmar 5-1 pada laga akhir group A Piala AFF U-19. Meski begitu Timnas Indonesia tidak berhasil melegang ke semifinal.

Piala AFF U-19 menerapkan aturan head-to-head jika ada tiga tim atau lebih yang memiliki poin sama di grup.

Pelatih kepala Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong menyentil soal regulasi turnamen dan laga Vietnam vs Thailand setelah skuadnya gagal melaju ke semifinal Piala AFF U-19 2022.

“Regulasi turnamen ini aneh karena AFF masih memakainya, padahal sudah tak digunakan FIFA dan AFC. Jadi, ketidaklolosan kami ke semifinal tidak masuk akal,” ketus Shin dalam konferensi pers usai pertandingan Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar di Stadion Patriot Bekasi, dilansir suara.com(jaringan media 1tulah.com), Minggu 10 Juli 2022 malam.

Di Grup A, regulasi head-to-head diaktifkan lantaran Timnas U-19 yang menundukkan Myanmar 5-1 pada laga terakhir, memiliki poin yang sama (11) dengan Vietnam dan Thailand karena pada saat bersamaan, dua negara tersebut bermain imbang 1-1 di Stadion Madya, Jakarta.

Timnas Indonesia U-19 urung melangkah ke semifinal karena kalah head-to-head lantaran hanya bermain 0-0 saat bersua dengan Vietnam dan Thailand.

Shin Tae-yong menganggap itu merugikan karena Indonesia merupakan tim yang paling subur di Grup A, mengantongi selisih gol +15 di klasemen akhir serta jauh lebih superior ketimbang Vietnam dan Thailand.

Baca Juga :  DPR Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Penahanan Ijazah Resmi Dilarang!

Tim Garuda Nusantara julukan Timnas Indonesia U-19 juga tidak pernah kalah dari lima laga Grup A. Armada Shin Tae-yong total membuat 17 gol di fase grup dan hanya kebobolan dua kali.

Sementara terkait laga Vietnam vs Thailand, Shin Tae-yong geram, sebab dia menganggap kedua negara tersebut seperti tidak berniat untuk memenangkan pertandingan. Pelatih asal Korea Selatan itu melihat gelagat ‘main mata’.

Sebagai informasi, andai Thailand dan Vietnam saling mengalahkan, Indonesia dipastikan ke semifinal. Begitu pula jika Thailand dan Vietnam seri tanpa gol.

“Saya sedikit tersinggung dan tidak begitu senang (dengan pertandingan Thailand kontra Vietnam-red). Mungkin mereka takut dengan Indonesia. Mereka merasakan kekuatan sepakbola Indonesia semakin baik,” sindir Shin.

Juru taktik Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 Rusia itu pun menyayangkan Indonesia tak mampu menyegel satu tempat di semifinal.

Meski begitu, dia optimistis performa Timnas U-19 akan terus membaik dan siap mengarungi beberapa turnamen ke depan, termasuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 dan Piala Dunia U-20 2023.

Baca Juga :  Heriyus: Pencegahan Karhutla Menjadi Tanggung Jawab Bersama

“Pastinya suporter dan para pewarta di sini bisa melihat sepakbola Indonesia terus membaik, secara mental maupun fisik. Sepakbola Indonesia memiliki masa depan yang cerah,” tutur Shin.

“Saya sebisa mungkin akan membawa Indonesia lolos ke Piala Asia U-20 2023 dan menyajikan pertandingan luar biasa di Piala Dunia U-20 2023,” tukas pelatih yang sukses membawa klub Korea Selatan, Seongnam Ilhwa Chunma juara Liga Champions Asia pada 2010 itu.

Timnas U-19 gagal melaju ke semifinal Piala AFF U-19 2022 meski berhasil mengalahkan Myanmar dengan skor 5-1 pada laga pamungkas Grup A di Stadion Patriot.

Indonesia tak dapat ke empat besar lantaran pertandingan terakhir lain Grup A, yakni Vietnam versus Thailand berakhir imbang 1-1. Indonesia kalah head-to-head dari dua tim tersebut.

Dengan demikian, dua tim terbaik Grup A yang menyegel tempat di semifinal adalah Vietnam sebagai juara grup dan Thailand sebagai runner-up.

Bagi Indonesia, terakhir kali Garuda Nusantara gagal lolos dari fase grup Piala AFF U-19 terjadi pada tahun 2016.

Dari laga kontra Myanmar, gol-gol Timnas Indonesia U-19 dibuat oleh Muhammad Ferarri (2x), Arkhan Fikri, Rabbani Tasnim dan Ronaldo Kwateh.(*)

Berita Terkait

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB