Korupsi, Mantan Bupati Kutai Timur Ismunandar dan Istrinya Dijebloskan ke Lapas Tangerang

- Jurnalis

Jumat, 27 Agustus 2021 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (27/8/2021) mengaku telah mengeksekusi mantan bupati Kutai Timur, Ismunandar dan istrinya, Encek Unguria, selaku mantan Ketua DPRD Kutai Timur ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang.

Mereka dijebloskan ke penjara untuk menjalani putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

Putusan itu bernomor : 37/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Smr tanggal 15 Maret 2021 Jo Putusan Pengadilan Tipikor pada PT Samarinda Nomor : 3/PID-TPK/2021/PT SMR tanggal 3 Juni 2021. Keduanya diketahui dijerat KPK dalam kasus korupsi infrastruktur di lingkungan Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, 2019-2020.

“Tim Jaksa eksekusi telah selesai melaksanakan putusan atas nama terpidana Ismunandar dan terpidana Encek Unguria Riarinda Firgasih,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dikonfirmasi, Jumat.

Untuk terpidana Ismunandar akan ditempatkan di lapas Klas I Tangerang.

Baca Juga :  Tarif Ambulans Terlalu Mahal, Orang Tua Ini Terpaksa Antar Jenazah Bayi Pakai Ojol

“Menjalani pidana penjara selama 7 tahun dikurangi selama masa penangkapan dan berada dalam tahanan,” kata Ali.

Terpidana Ismunandar sesuai putusan tingkat pertama juga harus membayar uang denda Rp500 juta. Bila, denda tak terbayarkan akan diganti kurungan penjara selama enam bulan.

Ismunandar juga harus membayar uang pengganti Rp27.438.812.973. Pembayaran tersebut paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan ini berkekuatan hukum tetap. Apabila, Ismunandar tidak dapat membayar maka harta bendanya disita dan dilelang oleh Jaksa untuk menutupi uang pengganti.

“Dengan ketentuan apabila terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi maka dipidana dengan pidana penjara selama tiga tahun,” ujar Ali.

Hukuman tambahan bagi Ismunandar berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama lima tahun sejak usai menjalani pidana pokok.

Sedangkan istri Ismunandar, Encek Unguria akan mendekam di Lapas Klas II A Tangerang selama enam tahun. Itu, dikurangi selama masa penangkapan dan berada di dalam tahanan.

Baca Juga :  Geger! Korban Judi Online Akan Dapat Bansos, Netizen: Ayo Semua Daftar Judi Biar Dibantu Pemerintah!

Selain pidana badan, Encek juga harus membayar denda Rp300 juta. Bila tidak dibayar diganti kurungan penjara selama lima bulan.

Terpidana Encek juga harus membayar uang pengganti sebesar Rp629.700.000. Pembayaran itu dilakukan paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan ini berkekuatan hukum tetap. Apabila tidak membayar maka harta bendanya disita dan dilelang oleh Jaksa untuk menutupi uang pengganti.

Jika terpidana Encek, kata Ali, tidak mempunyai harta benda yang mencukupi maka dipidana dengan pidana penjara selama satu tahun.

“Terpidana Encek juga mendapatkan hukuman tambahan berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama lima tahun sejak selesai menjalani pidana penjaranya,” tambahnya. *

Sumber: Suara.com

Berita Terkait

Mendagri Siapkan Aturan Sanksi Bagi ASN yang Terlibat Judi Online
Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik
Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza
Ketahui Tugas Satgas Pemberantasan Judi Online
Sandiaga Uno Klaim Idul Adha Berikan Kontribusi Rp200 Triliun Bagi Perekonomian
DPR Gelar Rapat Bersama Menlu Bahas 5 RUU Kerjasama Pertahanan
Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda
Berembus Kabar Sejumlah Pj Kepala Daerah Hendak Ikutan Pilkada, Mendagri Tito: Bawaslu Tolong Diawasi!

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:38 WIB

Mendagri Siapkan Aturan Sanksi Bagi ASN yang Terlibat Judi Online

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:35 WIB

Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:33 WIB

Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:20 WIB

Sandiaga Uno Klaim Idul Adha Berikan Kontribusi Rp200 Triliun Bagi Perekonomian

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:18 WIB

DPR Gelar Rapat Bersama Menlu Bahas 5 RUU Kerjasama Pertahanan

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:18 WIB

Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:07 WIB

Berembus Kabar Sejumlah Pj Kepala Daerah Hendak Ikutan Pilkada, Mendagri Tito: Bawaslu Tolong Diawasi!

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:07 WIB

Pejabat Kepala Daerah Wajib Mundur Jika Ingin Maju Pilkada 2024

Berita Terbaru

apa itu khodam? (freepik)

Lifestyle

Tengah Viral di TikTok, Apasih Khodam Itu?

Rabu, 19 Jun 2024 - 19:13 WIB

ILustrasi harga BBM jenis pertamax naik dampak dari harga minyak dunia naik.Foto suara.com

Nasional

Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik

Rabu, 19 Jun 2024 - 18:35 WIB

Ilustrasi Perang di Israel (foto: Antara)

Nasional

Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza

Rabu, 19 Jun 2024 - 18:33 WIB