Duh Jalan Lintas di Desa Luwe Hilir Rusak lagi. Warga Kesal Padahal Baru Dibenahi

- Jurnalis

Selasa, 5 Januari 2021 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARA TEWEHJalan lintas dari Kecamatan Lahei menuju Kecamatan Lahei Barat kondisinya rusak lagi. Hal ini karena sering dilintasi mobilitas operasional perusahaan tambang, Gas dan perkayuan yang beroperasional di wilayah Desa Luwe Hilir. Warga kembali mengeluhkan kondisi jalan saat musim hujan saat ini bak kubangan lumpur.

“Kemaren memang sempat ditangni perbaikan, namun tidak maksimal karena hanya ditimbun menggunakan tanah merah. Mestinya kalau mau baik di timbun pasir okes atau material keras lain,” kata Kades Luwe Hilir, Sapriansyah kepada 1tulah.com, Selasa (5/1/2020).

Dikatakan Sapriansyah, pihaknya pernah mengundang perwakilan perusahaan untuk urun rembuk meperbaiki jalan. Mereka bersedia baik bantuan alat, material bahan penimbunan agar jalan lintas itu tak lagi dikeluhkan saat musim hujan seperti saat ini.

Baca Juga :  15 Desa Masih Belum Nikmati Listrik, Barito Utara Kejar Penyelesaian 2027

“Namun realisasi dilapangan ternyata tak direalisasi. Saat ini pihak perusahaan justru saling lempar. Kami dari pemerintah desa maunya mereka ikut andil memperbaiki karena aktifitas mereka selalu melintasi jalan itu,” ungkap Kades Luwe Hilir.

Warga desa sambung Kades Sapriansyah mengeluhkan kondisi karena mereka merasakan dampak akibat sulitnya beraktifitas lantaran jalan stu-satunya penghubung desa mereka ke desa tetangga sulit dilewati.

Baca Juga :  Wabup Barito Utara Ikuti Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Kalimantan Batch II

Dirinya pun akan melayangkan surat suulan untuk mengundang perwakilan perusahaan urun rembuk lagi dalam sama-sama memperbaiki jalan lintas itu.

”Kasian masyarakat kecil yang memiliki mobil kecil seperti pick up, sampai ngga bisa lewat. Warga lalu menyalahkan pemerintah desa kenapa diam melihat kondisi jalan rusak sepanjang 50 meter,” tutupnya.

Sekedar diketahui, aktifitas perusahaan yang lalu lalang di Jalan desa itu antara lain, PT Pada Idi (perusahaan tambang Batubara), PT Viktor Dua Tiga Mega(Perusahaan tambang Batubara), PT WIKI (perusahaan Perkayuan) dan Sub Kontraktor perusahaan GAS PT Ophir/medco.(eni)

 

Berita Terkait

Status Siaga Darurat, Barito Utara Hadapi 182 Kejadian Karhutla hingga Agustus
Pemkab Barut Serahkan Pidato Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
Wabup Barito Utara Ikuti Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Kalimantan Batch II
15 Desa Masih Belum Nikmati Listrik, Barito Utara Kejar Penyelesaian 2027
Sholat Istisqa Digelar di Barito Utara, Bupati Ajak Warga Introspeksi dan Peduli Lingkungan
APKASI Otonomi Expo 2026 Jadi Ajang Barito Utara Promosikan Potensi Ekonomi
Pembangunan Jembatan Tumpung Laung Ditargetkan Selesai 2028
Bupati Barito Utara Gowes Bersama Warga, Sekaligus Meninjau Venue “Barito Utara Bertabigh”

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:17 WIB

Status Siaga Darurat, Barito Utara Hadapi 182 Kejadian Karhutla hingga Agustus

Jumat, 4 September 2026 - 17:15 WIB

Pemkab Barut Serahkan Pidato Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:11 WIB

Wabup Barito Utara Ikuti Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Kalimantan Batch II

Rabu, 2 September 2026 - 20:48 WIB

15 Desa Masih Belum Nikmati Listrik, Barito Utara Kejar Penyelesaian 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Sholat Istisqa Digelar di Barito Utara, Bupati Ajak Warga Introspeksi dan Peduli Lingkungan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:43 WIB

APKASI Otonomi Expo 2026 Jadi Ajang Barito Utara Promosikan Potensi Ekonomi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Pembangunan Jembatan Tumpung Laung Ditargetkan Selesai 2028

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Bupati Barito Utara Gowes Bersama Warga, Sekaligus Meninjau Venue “Barito Utara Bertabigh”

Berita Terbaru