1tulah.com,MUARA TEWEH– Entah lantaran adanya tenaga kesehatan(nakes) reaktif hasil dari rapiedtes atau karena aturan lain, pihak managemen RSUD Muara Teweh melarang masyarakat rawat jalan ke rumah sakit. Mereka dianjurkan ke dua puskesmas yang ada di Kota Muara Teweh.
Pemberitahuan managemen rumah sakit itupun menyebar di media sosial, tertanggal 23 Mei 2020, bertepatan dengan keluarnya hasil pemeriksaan 31 tenaga medis yang menjalani rapiedtest, hasilnya satu nakes dinyatakan reaktif.
Baca juga : Hah? Rapitest Kedua, Satu Nakes di RSUD Muara Teweh Hasilnya Reaktif
Surat imbauan managemen RSUD Muara Teweh, memberlakukan larangan berobat terhadap masayarakat dan pasien rawat jalan mulai berlaku pada tanggal 26 Mei 2020. Rumah sakit hanya melayani pasien Covid-19, Ponex dan kasus kegawatdaruratan. Keputusan surat itu berlaku sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.(eni)




![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)

















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



