tulah.com,MUARA TEWEH– Kabar gembira bagi warga miskin perkotaan yang tersebar di 10 kelurahan yang ada di Barito Utara(Barut). Mereka yang terdampak pendemi Covid-19 akan mendapatkan bantuan beras. Saat ini tengah dilakukan pendataan.
Plt Kepala Dinas Sosial PMD Kabupaten Barut Eveready Noor, Sabtu (16/5/2020) pagi, bantuan berupa beras yang akan dibagikan kepada warga miskin di wilayah kelurahan adalah mereka yang tidak masuk penerima (Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT, dulu Raskin), dan BLT-Dana Desa.
Dikatakan Everiady, bantuan ini diutamakan bagi para pedagang kecil, pedagang asongan, pedagang sayur, dan pekerja non formal kecil lainnya yang terdampak Covid-19. Lagi sambungnya, jika bicara dampak Covid-19 nyaris semua kalangan terkena dampak. Tetapi siapa yang paling terkena dampak akan diranking oleh pihak RT dan aparat Kelurahan, karena sistem pendataan langsung dari bawah, bukan memakai data lama.
Dia pun memastikan semua warga Kelurahan, baik warga asli maupun para pendatang mempunyai hak yang sama mendapatkan bantuan beras dari pemerintah. “Kita data semua, baik penduduk asli maupun pendatang. Warga yang tinggal di rumah, lanting, maupun barak-barak,” paparnya.
Barito Utara sendiri memiliki 10 Kelurahan. Masing-masing adalah Kelurahan Lahei I dan Lahei II di Kecamatan Lahei. Kelurahan Montallat I, Montallat II, Tumpung Laung I dan Tumpung Laung II di Kecamatan Montallat. Kelurahan Jingah dan Jambu di Kecamatan Teweh Baru. Serta dua kelurahan dalam kota, yakni Kelurahan, Melayu dan Lanjas di Kecamatan Teweh Tengah.(eni)