1tulah.com,MUARA TEWEH-Pemerintah Kabupaten Barito Utara(barut) melalui Dinas Kesehatan setempat menutup tempat praktek dokter, bidan dan satu salon kecantikan. Kenapa? disinyalir tiga tempat itu pernah dikunjungi keluarga pasien yang kini tengah di isolasi di RSUD Muara Teweh, lantaran masuk kategori pasien dalam pengawasan. Kedua pasien berinisial MA dan NY itu hasil rapidtest nya menunjukkan reaktif.
Adapun ketiga tempat diminta tutup sementara itu adalah, tempat praktek dr Sugianto, tempat praktek Bidan Hj Henita dan Salon Ratu Jalan A yani.
Plt Kadis Kesehatan Barut, Siswandoyo mengatakan, ketiga tempat praktek itu diminta tutup sementara, karena dari hasil tracking tim gugus tugas Kecamatan Teweh Tengah dan Puskesmas Muara Teweh, ketiga tempat itu pernah dikunjungi keluarga pasien PDP reaktif.
guna memutus mata rantai penularn pandemi covid-19, ketiga tempat itu diminta untuk tutup sementara waktu selama 14 hari, sejak tanggal 14 Mei sampai dengan tanggal 23 Mei 2020.
“Pemilik tiga tempat itu juga sudah kita undang untuk mengikuti rapites,” tegas Siswandoyo, dikonfiramsi, Jumat(16/5/2020) malam.
Terpisah, Kasatpol PP Barut, Aprin Siaga mengatakan, akan menindaklanjuti surat tersebut, sekaligus melakukan pemantaun tiga tempat tersebut. “Langkah yang kita lakukan sama-sama meminimalisir pandemi Covid-19,” ujar Aprin.
Surat meminta penutupan sementara tiga tempat praktek ini sangat disayangkan beredar di media sosial. Padahal surat ini merupakan rahasi antar dinas terkait dan juga tim gugus tugas. namun sebaliknya entah dari mana surat ini beredar di media sosial.(eni)




![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)

















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



