1tulah.com,MUARA TEWEH –Ada pemandangan baru di ruas jalan menuju ke Bandara HM Sidik. Apa itu? Di sisi kanan dan kiri jalan tertampang tulisan spanduk jalan hauling PT EBA, tepatnya di 1,8 kilo meter dari simpang jalan masuk menuju bandara.
Kuat dugaan perusahaan tambang inj akan melintas atau menyeberang jalan menuju bandara untuk angkutan houling batubara. Pertanyaannya, apakah sudah mendapat izin.
Spanduk berwarna biru itu bukan lalu tidak ada. Sepertinya baru beberapa minggu terpasang.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Fery Kusmiadi, secara tegas menyatakan belum ada izin bagi perusahaan tambang, termasuk PT EBA, untuk melintasi jalan di sekitar kawasan Bandara HM Sidik, Muara Teweh.
“Belum ada izin yang dikeluarkan karena kami masih koordinasi dengan pihak bandara,” ujar Fery kepada wartawan Senin (16/3/2020).
Sementara itu Kepala Unit Pengelola Bandar Udara(UPBU) beringin Muara Teweh, Djarot Nugroho belum di bisa di dengar klarifikasinya lantaran sibuk ke luar daerah.
PT EBA tercatat sebagai perusahaan batubara pemilik konsesi di Desa Hajak (Kecamatan Teweh Baru) dan Kelurahan Jingah serta Desa Trinsing (Kecamatan Teweh Selatan). (eni)




![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)

















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



