DPRD Barut Minta Penertiban, Bukan Gelar Pasar Penyeimbang di Tengah Stock LPG Bersubsidi Bejibun

- Jurnalis

Selasa, 30 Mei 2023 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Tim Pengawasan dan pemantauan distribusi LPG berubsidi 3 kg, saat menerima laporan pasokan LPG yang hendak disalurkan ke pangkalan resmi, Senin (29/5/2023).Foto.deni/1tulah.com

Foto : Tim Pengawasan dan pemantauan distribusi LPG berubsidi 3 kg, saat menerima laporan pasokan LPG yang hendak disalurkan ke pangkalan resmi, Senin (29/5/2023).Foto.deni/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagrin) Barito Utara kembali mengumumkan rencana menggelar pasar penyeimbang LPG bersubsidi 3 kg.

Hal ini dilakukan bertepatan dengan Tim pengawasan melakukan pengawasan distribusi pendistribusian LPG bersubsidi yang mulai berjalan sejak Senin 29 Mei 2023, kemarin.

Namun DPRD Barito Utara justru mempertanyakan rencana digelarnya pasar penyeimbang yang hendak dilaksanakan Rabu 31 Mei 2023, besok.

“Pasar penyeimbang itu sifatnya sementara, tidak serta merta menurunkan harga jual LPG di pasaran. Seharusnya yang perlu ditertibkan adalah pedagang eceran yang berhubungan langsung dengan pembeli atau masyarakatdengan harga HET.  Fakta lapangan harga ditingkat eceran sampai sekarang masih tinggi diatas HET, ” kata Ha Tajeri, anggota DPRD Barito Utara di minta tanggapannya terkait rencana digelarnya pasar penyeimbang, Selasa 30 Mei 2023.

Menurut Politisi partai Gerindra ini, pasar penyeimbang dilakukan jika LPG bersubsidi mahal dan langka. Saat ini, harga memang mahal dan tak terkendali, tapi stok LPG di pasaran melimpah.

“Jadi bukan pasar penyeimbang dilakukan, melainkan penertiban. Sebab yang mau ditekan itu adalah harga yang mahal dan tidak terkendali. kalau masalah stok LPG bersubsidi di pasaran melimpah. Lihat saja di pangkalan dan kios-kios banyak melimpah,” terangnya.

Baca Juga :  Anggota PWI Barito Utara Jalin Silaturahmi dengan Bupati H. Shalahuddin

Saat ini kata wakil rakyat yang selalu merespon cepat keluhan masyarakat ini, mengatakan, Tim harusnya fokus pada penertiban.

Cari tahu penyebab mahalnya harga. Siapa bermain dan proses sesuai ketentuan berlaku.  Salah satunya, kata dia, apakah pedagang eceran membeli di Agen sesuai dengan ketentuan oleh Pemerintah ?

“Saya yakin kalau pengecer mendapatkan harga di bawah HET yang ditetapkan Pemerintah daerah, pengecer akan patuh dan taat terhadap apa yang ditentukan oleh pemerintah daerah berkaitan dengan HET. Apalagi pada saat penertiban melibatkan pihak Yudikatif.

“Di daerah lain dalam penertiban HET LPG bersubsidi sudah melibatkan pihak Yudikatif kenapa kita di Barito Utara tidak. Ini semua demi mengamankan uang subsidi yang diberikan oleh pemerintah pusat,” tegasnya.

Lagi tambahnya, pasar penyeimbang bukan tidak penting. Bisa terus dilakukan, tetapi tidak lagi di dalma kota melainkan di pedesaan atau di ibukota kecamtan. Sebab kata dia, warga di pedesaan sama sekali tidka pernah merasakan LPG bersubsidi dengna harga murah sesuai HET.

Baca Juga :  Angka Kemiskinan Kalteng Capai 5,09 Persen, DPRD Minta APBD 2027 Fokus Pengentasan dan Tepat Sasaran

“Di kota cukup tak perlu lagi pasar penyeimbang, tetapi penertiban ditegakkan. Kalau dipedesaan sangat bagus dilakukan pasar penyeimbang karena disana tidak ada pangkalan resmi,” terangnya.

Lalu bagaimana dengan posko pantau yang saat ini tengah memantau distribusi keluar masuk LPG bersubsidi di Barito Utara? dikatakannya, DPRD Barito Utara sangat mengapresiasi dan memberi dukungan.

“Kalau anggaran kurang dalam hal ini, mari duduk bersama membahas di rumah rakyat. Kami dukung sepenuhnya, jadi jangan dijadikan alasan anggaran tidak tersedia, nanti kami sebagai wakil rakyat yang disalahkan. Semoga impian masyarakat kecil jadi kenyataan LPG berusbsidi bisa diterapkan sesuai harga HET penjualannya,” tutupnya.

Terkait akan digelarnya pasar penyeimbang LPG bersubsidi 3 kg di dalam kota Muara Teweh, Kabid Perdagangan pada kantor Disdagrin, Juni Rantetampang, saat di konfirmasi melalui pesan tertulis Whatapps, belum memberikan jawaban.  (*)

Berita Terkait

Hari Kesaktian Pancasila 2026: Legislator Kalteng Ajak Perkuat Falsafah Huma Betang
Anggota PWI Barito Utara Jalin Silaturahmi dengan Bupati H. Shalahuddin
Tes Urine Mendadak Digelar, Polres Barito Utara Tegaskan Komitmen Bersih dari Narkoba
DPRD Kalteng Tetapkan Renja 2027 dan Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna ke-8
Angka Kemiskinan Kalteng Capai 5,09 Persen, DPRD Minta APBD 2027 Fokus Pengentasan dan Tepat Sasaran
DPRD Kalteng Dorong Hasil Usaha Udang Vaname Sukamara Masuk Kas Daerah untuk Tambah PAD
DPRD Kalteng Dukung Pembukaan Rekening Bansos, Purdiono: Pemberdayaan Ekonomi Jauh Lebih Penting
Soroti Kesenjangan Infrastruktur, DPRD Kalteng sebut 61 Persen Jalan Kabupaten/Kota Belum Mantap
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Hari Kesaktian Pancasila 2026: Legislator Kalteng Ajak Perkuat Falsafah Huma Betang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Anggota PWI Barito Utara Jalin Silaturahmi dengan Bupati H. Shalahuddin

Rabu, 30 September 2026 - 14:07 WIB

Tes Urine Mendadak Digelar, Polres Barito Utara Tegaskan Komitmen Bersih dari Narkoba

Rabu, 30 September 2026 - 14:05 WIB

DPRD Kalteng Tetapkan Renja 2027 dan Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna ke-8

Rabu, 30 September 2026 - 04:37 WIB

Angka Kemiskinan Kalteng Capai 5,09 Persen, DPRD Minta APBD 2027 Fokus Pengentasan dan Tepat Sasaran

Selasa, 29 September 2026 - 04:32 WIB

DPRD Kalteng Dorong Hasil Usaha Udang Vaname Sukamara Masuk Kas Daerah untuk Tambah PAD

Senin, 28 September 2026 - 06:53 WIB

DPRD Kalteng Dukung Pembukaan Rekening Bansos, Purdiono: Pemberdayaan Ekonomi Jauh Lebih Penting

Sabtu, 26 September 2026 - 05:15 WIB

Soroti Kesenjangan Infrastruktur, DPRD Kalteng sebut 61 Persen Jalan Kabupaten/Kota Belum Mantap

Berita Terbaru