Pernyataan Tegas Bobby Nasution Usai Lihat Dua Pria Bermesraan: Kota Medan Anti LGBT

- Jurnalis

Senin, 2 Januari 2023 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan Bobby Nasution. Sumber foto : suara.com

Wali Kota Medan Bobby Nasution. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Wali Kota Medan Bobby Nasution menegaskan bahwa Kota Medan menolak adanya perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT).

Hal tersebut, disampaikan oleh Bobby Nasution setelah dirinya melihat banyak pasangan sesama jenis saat berjalan dari Kantor Wali Kota Medan ke acara perayaan malam tahun baru 2023 di Jalan Raden Saleh.

Bobby Nasution mengaku melihat banyak pasangan pria turut meramaikan perayaan tahun baru.

Usai melihat pemandangan itu, dia pun menegaskan agar warga Medan menghindari perilaku tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan ajaran agama maupun budaya lokal.

Berkaitan dengan itu, berikut ini rekam jejak Walkot Medan Bobby Nasution yang ingin membuat kotanya jadi anti LGBT.

Profil Bobby Nasution

Bobby Nasution lahir pada 5 Juli 1991. Dia memiliki nama lengkap Muhammad Afif Bobby Nasution.

Ayahnya adalah Erwin Nasution selaku mantan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (Persero) IV dan salah seorang tokoh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Bobby bersekolah di SD Muhammadiyah 02 Pontianak, lalu melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 22 Bandar Lampung pada 2003.

Selanjutnya, ia bersekolah di SMA Negeri 09 Bandar Lampung.

Baca Juga :  Momen Sertijab Menkeu: Pidato Singkat Purbaya dan Pesan Apresiasi dari Suahasil

Bobby melanjutkan jenjang pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor.

Kemudian melanjutkan di Fakultas Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor pada 2015 jurusan Agribisnis.

Pada 2019, ia pun lulus S2 bersama Kahiyang Ayu, sang istri.

Rekam Jejak Bobby Nasution

Bobby Nasution pernah menjabat sebagai manajer klub sepak bola bernama Medan Jaya pada 2014.

Medan Jaya pernah bertanding di kompetisi tertinggi di Indonesia yakni Galatama yang berganti nama ke Divisi Utama Liga Indonesia.

Selain itu, sejak 2013, Bobby juga memiliki usaha Veteram Cafe. Veteran Cafe terletak di samping Wali Kota Binjai.

Bobby sendiri sempat menjabat sebagai komisiaris PT Wirasena Cipta Reswara yang memiliki saham Rp1.53 miliar di PT Pilar Wirasena Sinergi.

PT Pilar merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertanian produk beras.

Selanjutnya, sebelum menikah dengan Kahiyang Ayu, Bobby Nasution juga dipinang sebagai Direktur Pemasaran oleh Takke Group.

Dia juga sebelumnya pernah terlibat bisnis properti pada 2011 hingga proyek Malioboro City di Yogyakarta.

Baca Juga :  Kabut Asap Pekat Hadang Helikopter Chinook Jepang untuk Penanganan Karhutla di Mempawah

Bobby juga dikenal aktif sebagai Wakil Ketua BPP HIPMI (Himpunan Mahasiswa Muda Indonesia) Periode 2019 hingga 2022. Kini, Bobby Nasution menjabat sebagai Wali Kota Medan.

Kebijakan Bobby Nasution yang jadi sorotan

Pada April 2022, Bobby Nasution mengeluarkan surat edaran terkait larangan kegiatan usaha peredaran dan perdagangan anjing secara komersial.

Kebijakan ini bertujuan mencegah risiko penularan zoonosis dan menerapkan prinsip kesejahteraan hewan.

Kebijakan Bobby Nasution lainnya yakni terkait kesehatan masyarakat.

Warga Medan dapat berobat gratis hanya dengan KTP.

Bobby mengatakan kebijakan ini dapat terlaksana karena telah bergabung dengan BPJS yang kemudian dibayar oleh pemerintah, BUMN, maupun perusahaan swasta.

Kebijakan terbaru Bobby Nasution adalah terkait penolakan perilaku LGBT.

Bobby Nasution mengaku sikap ini merupakan pesan dari tokoh agama terkait kemaksiatan yang harus ditekan.

Dia juga menambahkan, tak ada etnis di Kota Medan yang memperbolehkan pasangan sesama jenis. (Nova Eliza Putri)

Artikel ini pertama kali tayang di suara.com, dengan judul Rekam Jejak Walkot Bobby Nasution, Menantu Jokowi yang Ingin Medan Ani LGBT.

Berita Terkait

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks
Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera
DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis
Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober
KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN
KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Minggu, 20 September 2026 - 16:51 WIB

Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Minggu, 20 September 2026 - 05:20 WIB

Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober

Sabtu, 19 September 2026 - 20:57 WIB

KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN

Sabtu, 19 September 2026 - 20:54 WIB

KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid

Sabtu, 19 September 2026 - 16:00 WIB

Ramai Wacana Label Non-Halal pada Kemasan Rokok, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Berita Terbaru