Kantor PUPR Barito Utara Terbakar, Pegawai Berhamburan Keluar dan Satu Diantaranya Dilarikan ke Rumah Sakit

- Jurnalis

Selasa, 8 November 2022 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kobaran api menghanguskan bangunan ruangan Kantor Tata Ruang PUPR Barito Utara. tampak gambar, kepanikan dan petugas pemadam saat melakukan pembasahan, Selasa (14/11/2022). Foto.Delia/1tulah.com

Kobaran api menghanguskan bangunan ruangan Kantor Tata Ruang PUPR Barito Utara. tampak gambar, kepanikan dan petugas pemadam saat melakukan pembasahan, Selasa (14/11/2022). Foto.Delia/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Kebakaran melanda Kantor PUPR Barito Utara, di Jalan Pendreh, Kota Muara Teweh, Selasa (08/11/2022), sekira pukul 09.45 WIB.

Api berkobar dan mengeluarkan asap tebal dari salah bangunan belakang kantor, membuat pegawai panik, dan berhamburan lari keluar dari kantor.

Tidak itu saja, satu pegawai dilaporkan mengalami luka bakar, dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Hingga berita ini tayang belum diketahui dugaan asal api. Santer beredar, kebakaran diduga akibat kebocoran tabung gas hingga dugaan konsleting arus pendek.

Saksi mata menuturkan kepada media ini, kobaran api cepat melahap bagian atap ruangan kantor bidang tata ruang Dinas PUPR.

Namun petugas pemadam kebakaran dibantu petugas lain begitu sigap memadamkan api, hingga tak merembet ke kantor lain.

Kabid Damkar Satpol PP Barito Utara,Indra Tri Hartono mengatakan, adasebanyk 11 unit mobil pemedam dikerahkan. baik dari Damkar, BPBD, PDAM, mobil pemadaman PUPR dan milik Polri.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Minta Program Pasar Murah Diperluas ke Seluruh Kabupaten

“Dugaan api sementara akibat konsleting arus pendek. Dan penanganan api berjalan kurang leibh satu jam,” kata Tri Indra, kepada media ini, Selasa (08/11/2022).

Sementara itu Kadis PUPR Barito Utara, Iman Tofik mengaku berdua, selain kantor terbakar, ada satu pegawai nya terluka.

Mereka tadi mengevakuasi barang-barang didalam kantor, jadi ada yang terkena kobaran api. Satu harus dilarikan ke rumah sakit,” ujar Iman Tofik kepada wartawan.

Disinggung dengan kabar beredar, bahwa dugaan terjadinya kebakaran akibat tabung gas bocor, dia mengatakan, untuk sementara belum menyatakan itu. Sebab kata dia, hampir disemua kantor memiliki dapur ada alat masak. “Karena waktu kerja disini melebihi waktu kerja wajib. Saya belum bisa memberikan statmen terkait asal api. Tapi semua melihat asal api dari bagian atap,” kata dia.

Baca Juga :  MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres

Dijelaskannya, bahwa yang terbakar adalah kantor Bidang Tata Ruang. Seluruh ruangan habis terbakar, termasuk dokumen kerja habis dan mengalami kerusakan tidak ada tersisa. Proses penyidikan lebih lanjut, pihaknya sudah  bekerjasama dengan polisi.

Sebab musabab belum bisa disampaikan, karena api begitu cepat. Alat kerja, mesin pencetak peta skala besar, juga habis terbakar.   Komputer dan alat kerja lain juga habis. Malah dari laporan karyawan alat-alat baru pemetaan ya baru di beli pun habis terbakar.

“Ada satu orang pegawai kita mengalami luka bakar, saat ini dirawat di rumah sakit. Dia mengeluarkan mobil dinas dan juga barn lain di dalam kantor. Ia pegawai honor, karena melakukan evakuasi, tak sadar kena reruntuhan api,” terangnya, sembari mengatakan, taksiran kerugian masih dilakukan perhitungan.(*)

 

Berita Terkait

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB