Cek Fakta, Sejarah Lubang Buaya Kaitannya dengan G30S PKI dan Propaganda Politik

- Jurnalis

Rabu, 28 September 2022 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

akta Lubang Buaya - Petugas membersihkan patung peristiwa G30S/PKI di Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu (30/9/2020). (suara.com)

akta Lubang Buaya - Petugas membersihkan patung peristiwa G30S/PKI di Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu (30/9/2020). (suara.com)

1TULAH.COM- Masih ingat dengan tragedi sejarah G30S PKI atau gerakan gestapu partai Komunis Indonesia yang merupakan sejarah kelam bagi bangsa Indonesia.

Istilah Lubang Buaya identik dengan sejarah G30S PKI. Berikut rangkuman fakta Lubang Buaya yang diambil dari beberapa sumber salah satunya website jurnal ilmiah Sintesis yang dilansir suara.com.

Dalam abstrak di salah satu jurnal ilmiah berjudul “LUBANG BUAYA: MITOS DAN KONTRA-MITOS” terbitan Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta itu, disebutkan bahwa istilah Lubang Buaya kerap muncul di masa pemerintahan Orde Baru.

Istilah ini datang dengan narasi yang cenderung menyebarkan ketakutan, ancaman dan menyeramkan sehingga seperti yang kita ketahui, G30S PKI kini dikenal sebagai bagian dari sejarah kelam bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tumbangkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Namun dalam penelusuran Sintesis, istilah Lubang Buaya yang menembus berbagai lini di Tanah Air, mulai dari sejarah, monumen, museum hingga film ternyata telah mengalami proses demitologisasi. Berikut fakta-faktanya.

Fakta Lubang Buaya (G30S PKI)

1. Mengalami Demitologisasi

Masih dari abstrak jurnal yang sama, disebutkan bahwa sastrawan Indonesia memulai proses demitologisasi dengan menciptakan kontra mitos dalam karya-karya mereka.

Sementara itu, demitologisasi adalah istilah yang digunakan oleh teolog bernama Rudolf Bultmann untuk melukiskan suatu cara agar kebenaran dasar Injil dapat diterima oleh orang-orang modern.

Demitologisasi bisa berupa tafsiran terhadap bagian-bagian sastra tertentu yang dianggap mitologis dengan menekankan kebenaran-kebenaran eksistensial yang terkandung dalam mitos itu.

2. Mengandung Propaganda Politik

Peristiwa Lubang Buaya mengandung mitos yang yang memiliki unsur propaganda politik, tujuannya agar peristiwa Lubang Buaya dan G30S akan tetap dikenang sebagai tragedi nasional.

Baca Juga :  Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun

Seiring berjalannya waktu, generasi muda kini mulai terbuka untuk mempelajari pengalaman masa lalu dan hal ini perlu dilakukan agar kita bisa membuka fakta Lubang Buaya.

3. Lubang Buaya adalah Nama Kelurahan

Nama Lubang Buaya diambil dari sebuah sumur yang terletak di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan, Cipayung, Jakarta Timur. Dulunya di lokasi ini terkanal karena adanya penampakan buaya putih hingga diyakini sebagai sarang buaya.

Kawasan itu kini sudah diubah menjadi kompleks Monumen Pancasila Sakti yang berisi Museum Paseban dan museum lainnya terkait dengan peristiwa ini. Itulah fakta Lubang Buaya yang diambil dari berbagai sumber. (suara.com)

Berita Terkait

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru
Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:44 WIB

Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya

Berita Terbaru