Warga Jangkang Baru Datangi Kantor DPRD, Minta Managemen PT Arsy Nusantara Dipanggil

- Jurnalis

Selasa, 21 Juni 2022 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Barito Utara Parmana Setiawan, saat menerima kedatangan 9 warga Jangkang Baru. Foto.Deni 1tulah.com

Wakil Ketua DPRD Barito Utara Parmana Setiawan, saat menerima kedatangan 9 warga Jangkang Baru. Foto.Deni 1tulah.com

1TULAH.COM, MUARA TEWEH-Sejumlah orang yang mengaku warga  Jangkang Baru, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Kalteng mendatangi kantor DPRD di Jalan Akhmad Yani, Senin (20/6/2022).

Kedatangan mereka untuk mengadukan aktivitas PT Arsy Nusantara yang diduga mencemari sumber air bersih di Sungai jabung.

Mereka mendesak, agar aktifitas PT Arsy Nusantara dihentikan sementara sebelum permasalalhan selesai.

Apalagi sumber mata air bersih menggunakan sumur bor yang dibangun pihak PT Arsy Nusantrara sampai sekarang belum berfungsi.

Kedatangan rombongan warga yang berjumlah 9 orang itu disambut baik oleh Wakil Ketua I DPRD Barut Parmana Setiawan.

Warga meminta kejelasan terkait permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan perusahaan tambang batu bara PT Arsy Nusantara.

“RDP akan tetap dijalankan, tetapi tidak bisa dijadwal di bulan Juni. Kami akan tetap minta RDP dengan PT Arsy Nusantara ini agar diagendakan sesegera mungkin,” kata Hari Susandi, perwakilan warga Desa Jangkang Baru.

Baca Juga :  Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Sembari menunggu RDP digelar dan permasalahan diharapkan bisa selesai, pihaknya meminta agar kegiatan PT Arsy Nusantara dihentikan sementara oleh pihak yang berwenang.

“Karena kegiatan mereka sangat berdampak sekali dengan Sungai Jabung yang kami konsumsi setiap hari. Kami juga sangat berterima kasih dan mendukung kepada investor yang masuk di Kabupaten Barut, tapi dengan syarat peduli dengan keinginan masyarakat sekitar,” ucap Hari Susandi.

Seperti sarana air bersih melalui program CSR yang diserahkan PT Arsy Nusantara, yang juga dihadiri oleh salah satu Anggota DPRD Barut Hasrat SAg, beberapa waktu lalu, sampai saat ini masih belum berfungsi.

“Akibatnya, masyarakat desa masih menggunakan sumber air bersih dari Sungai Jabung itu juga,” katanya, kesal.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Barut Parmana Setiawan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena kebetulan waktu permohonan itu masuk sudah dijadwalkan RDP, namun ternyata ada jadwal dari pemerintah daerah yang sifatnya juga penting.

Baca Juga :  Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

“Karena padatnya kegiatan, makanya RDP dengan PT Arsy Nusantara ditunda atau diundur ke bulan Juli nanti,” ujar Parmana.

Adapun RDP dengan PT Arsy Nusantara yang dimaksud karena adanya dugaan pencemaran Sungai Jabung di Desa Jangkang Baru, Kecamatan Lahei Barat.

“Seperti diketahui, Sungai Jabung adalah satu-satunya sumber air bersih yang difungsikan oleh warga sekitar,” kata Parmana Setiawan di ruang kerjanya, Senin siang.

Terpish, Managemen PT Arsy Nusantara Ibu Hartina di konfiramsi, Selasa (21/06/2022) mengatakan, Perusahaan sudah berupaya melakukan yang terbaik buat masyarakat, baik penerimaan karyawan secara lokal hampir 90 persen.

“Penggantian air bersih yang sudah diserahkan ke desa, tinggal menunggu pengelolaan dari desa. “Kami juga sudah melakukan prosedur dengan sosialisasi dan lain-lain,” kata Hartina, melalui sambungan percakapan pesan whatapps.(*)

Berita Terkait

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan
Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima
Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan

Berita Terbaru