Wakil Ketua DPRD Bartim Angkat Bicara Terkait Kritikan Nepotisme

- Jurnalis

Selasa, 23 Februari 2021 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I DPRD Bartim Ariantho S.Muller.

Wakil Ketua I DPRD Bartim Ariantho S.Muller.

1tulah.com, TAMIANG LAYANG – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Barito Timur (Bartim)  Kalimantan Tengah, Ariantho S.Muller menanggapi kritikan terkait nepotisme yang disampaikan masyarakat saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), di ruang rapat paripurna DPRD Bartim dalam agenda penyampaian aspirasi masyarakat tentang kinerja pemerintah daerah. Senin (22/02/2021).

“Terkait kritik tentang nepotisme yang disampaikan  masyarakat pada saat rapat tersebut, karena ada keterkaitan dengan partai yang saya pimpin, saya juga sebagai dewan pimpinan kabupaten, maka saya juga berikan penjelasan saya terhadap hal tersebut, saya lebih memandang terhadap prosesnya,” Jelas Ariantho S.Muller yang juga sebagai DPK PKPI Bartim, usai RDPU.

Menurutnya, sepanjang orang tersebut tak di cabut hak politik nya, berarti mempunyai hak yang sama di muka hukum ataupun di politik.

Walaupun dia seorang istri bupati ataupun istri kepala dinas, karena seseorang tersebut mengikuti proses untuk tergabung pada partai politik, dan punya kartu tanda anggota dan dalam verifikasi KPU seseorang tersebut lulus berarti dia layak.

Baca Juga :  Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

“Itu semua kembali kita serahkan kepada masyarakat, dan terpilih nya mereka atas keinginan masyarakat bukan keinginan partai tapi keinginan dari masyarakat,” ucapnya.

Dalam kritikan yang disampaikan masyarakat, tentunya DPRD sebagai lembaga masyarakat selalu terbuka terhadap apapun kritikan disampaikan.

Sepanjang kritik itu berdasar kemudian mempunyai kebenaran dan bertujuan positif serta benar-benar untuk pembangunan untuk hal tersebut “Kenapa Tidak”.

“Artinya apa saja yang disampaikan oleh masyarakat tadi sudah bisa kita rangkum semuanya, hal-hal apa saja yang memang menjadi catatan khusus bagi kita DPRD, dari situ kita bisa melaksanakan itu,” tegasnya.

Tentunya berikanlah kritik untuk membangun bukan kritik menjatuhkan, sepanjang kritik itu membangun itu sangat diperlukan.

Baca Juga :  Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Karna kita hanya punya satu kepala tidak bisa memikirkan semua hal, jadi dengan adanya masukan dan kritikan yang sangat membangun, maka itu sangat baik, sehingga sepanjang kritik itu membangun maka tidak akan bertentangan dengan hukum.

“Marilah kita bahu membahu dan bersama-sama, maka kita akan berjalan dengan cepat, jangan terus melihat kebalakang atas hal yang sudah terjadi itu tidak akan efektif,” harapnya.

Dengan kita bersatu, pemerintahan akan berjalan baik dan DPRD akan melaksanakan tugas dan kewenangan dengan baik serta masyarakat bisa memberikan pemikiran yang konstruktif yang sifatnya kritik membangun dan itu merupakan hal yang positif untuk melakukan Percepatan – Percepatan terhadap pembangunan.

“Selama masyarakat memberikan kritikan dan itu sifatnya membangun dan itu baik untuk pembangunan maka kita harus terima kritikan tersebut,” pungkasnya (zek)

Berita Terkait

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan
Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima
Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan

Berita Terbaru