Soroti Penyerapan Anggaran Pemprov, DPRD Kalteng Tekankan Evaluasi Program Kerja OPD

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi I DPRD  Kalimantan Tengah, Sudarsono. Foto:Dok/1tulah.com

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Sudarsono. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) menekankan pentingnya perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang lebih matang dan terukur. Langkah ini dinilai sangat vital agar proses penyerapan anggaran di setiap instansi dapat berjalan optimal serta tidak memicu Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dalam jumlah yang terlalu besar.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Sudarsono, menyampaikan bahwa besarnya angka SiLPA tidak serta-merta mencerminkan keberhasilan atau efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Sebaliknya, alokasi anggaran yang mengendap dan tidak terserap mengindikasikan masih adanya program pembangunan daerah yang gagal terealisasi secara maksimal.

“Di satu sisi, semakin besar SiLPA bisa dianggap baik karena menunjukkan adanya efisiensi anggaran. Tetapi kalau terlalu besar juga tidak baik karena berarti ada uang yang tidak dimanfaatkan untuk pembangunan,” ujar Sudarsono pada Rabu (22/7/2026).

Baca Juga :  Persiapan Pemilu 2029: Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu dan Adminduk, Buka Ruang Masukan Masyarakat

Dampak SiLPA terhadap Perputaran Ekonomi Daerah

Sudarsono menjelaskan bahwa anggaran pemerintah yang tidak terserap berdampak langsung terhadap laju perputaran ekonomi di tengah masyarakat. Dana APBD yang sejatinya dialokasikan untuk stimulan pembangunan dan perbaikan pelayanan publik menjadi tidak beredar di lapangan.

Ia menambahkan, tingginya SiLPA umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor teknis maupun administratif, di antaranya:

  • Penyesuaian Kebijakan: Adanya pergeseran prioritas program kerja di tingkat daerah.

  • Kendala Teknis Lapangan: Hambatan pelaksanaan tender atau eksekusi proyek infrastruktur.

  • Perubahan Regulasi Pusat: Penyesuaian aturan dari pemerintah pusat yang memicu penundaan pencairan dana.

“Jika anggaran tidak digunakan, efek dominonya kepada masyarakat juga tidak ada karena dana tersebut tidak berputar dalam kegiatan pembangunan. Jadi memang ada SiLPA karena efisiensi, tetapi ada juga yang terjadi akibat penyesuaian aturan dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Baca Juga :  Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Dorong Evaluasi Berkala Perangkat Daerah

Guna mengatasi persoalan penyerapan anggaran ini, DPRD Kalteng meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program kerja sejak awal tahun anggaran.

Sudarsono menegaskan pentingnya melakukan evaluasi berkala terhadap program-program yang memiliki tingkat serapan anggaran rendah.

“Evaluasi terhadap program dengan tingkat serapan rendah perlu dilakukan secara berkala agar penggunaan APBD semakin efektif, tepat sasaran, dan mampu memberikan dampak nyata bagi percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kalteng,” pungkasnya. (Ingkit)

Berita Terkait

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:44 WIB

Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

Berita Terbaru