Potensi Melimpah Belum Tersentuh, DPRD Kalteng Dorong Pemerintah Pusat Maksimalkan Hilirisasi Komoditas Lokal

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Paripurna ke-7 Masa Persidangan III DPRD Kalteng, Jumat (14/8), Foto:Setwan/1tulah.com

Rapat Paripurna ke-7 Masa Persidangan III DPRD Kalteng, Jumat (14/8), Foto:Setwan/1tulah.com

1TULAH.COM-Ketiadaan program hilirisasi berskala besar di Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai memicu perhatian dari jajaran legislatif daerah. Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong, mendorong Pemerintah Pusat agar mulai melirik serta memaksimalkan berbagai potensi komoditas unggulan yang ada di wilayah Bumi Tambun Bungai.

Langkah strategis tersebut diharapkan mampu memasukkan komoditas asal Kalteng ke dalam agenda prioritas hilirisasi nasional. Arton menilai program hilirisasi yang gencar digaungkan pemerintah pusat selama ini belum menyentuh dan dirasakan dampaknya secara signifikan di Kalteng.

“Untuk di Kalteng belum ada, mungkin daerah-daerah tertentu atau provinsi tertentu yang potensial kalau hilirisasi itu,” ungkap Arton usai menghadiri Rapat Paripurna ke-7 di Palangka Raya, Jumat (14/8/2026).

Harapan Besar pada Kebijakan Nasional

Meski belum mendapatkan alokasi proyek hilirisasi utama, Arton menaruh harapan besar terhadap arah kebijakan ekonomi nasional di masa mendatang. Hal ini dinilainya sangat beralasan mengingat Kalteng memiliki ketersediaan bahan baku serta komoditas unggulan mentah yang melimpah dan siap untuk diolah di dalam negeri.

Baca Juga :  Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres 27/2026 tentang Perlindungan Ekosistem Transportasi Digital

“Tapi mungkin saja dalam waktu yang akan datang, pemerintah pusat melihat potensi daerah ya, baik dari bahan baku dan lain sebagainya,” tambahnya.

Hilirisasi Batu Bara Jadi Gas Rumah Tangga

Salah satu potensi daya tarik utama yang disorot secara khusus adalah kekayaan sumber daya alam (SDA) sektor pertambangan, terutama batu bara. Arton menyebutkan bahwa komoditas batu bara Kalteng berpeluang besar untuk diolah melalui teknologi coal gasification menjadi gas rumah tangga guna mendukung ketahanan energi lokal.

“Saya kira itu kan kebijakan pusat ya, kita di daerah itu tidak punya kemampuan apa-apa. Jadi kita menunggu saja. Kalau Presiden menyatakan ada pemerataan demi kesejahteraan rakyat, karena kita ini bagian dari NKRI yang tentunya memiliki hak yang sama dengan di daerah lain.”

Baca Juga :  DPRD Kalteng Dukung Rencana Gubernur Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla 30 Hari

Penegakan Asas Keadilan dan Pemerataan Pembangunan

Lebih lanjut, Arton menekankan krusialnya penerapan asas keadilan dalam setiap eksekusi program pembangunan nasional. Ia berharap pemerataan ekonomi dan industrialisasi tidak hanya terfokus di wilayah-wilayah tertentu saja di Indonesia, melainkan menyebar secara proporsional ke kawasan penyangga seperti Kalteng.

“Apapun kebijakan pemerintah pusat, kita harapkan kebijakan itu jangan didaerah tertentu saja. Kalau memang mau memajukan negara ini, semua daerah harus mendapat perhatian yang sama. Karena setiap daerah pun punya hak yang sama untuk berkembang,” pungkasnya. (Ingkit)

Berita Terkait

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:44 WIB

Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Berita Terbaru