Jelang Musim Haji 1446 Hijriah, Penutup Ka’bah Dinaikkan Hingga Tiga Meter

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi haji, kakbah (freepik)

ilustrasi haji, kakbah (freepik)

1TULAH.COM – Menjelang musim Haji 1446 Hijriah, Otoritas Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Arab Saudi melaksanakan tradisi tahunan dengan menaikkan bagian bawah Kiswah Ka’bah hingga tiga meter.

Proses ini dilakukan secara hati-hati oleh tim teknis terlatih, termasuk memisahkan dan mengikat sudut-sudut Kiswah, serta menutup bagian bawah yang terbuka dengan kain katun putih selebar dua meter di keempat sisi.

Langkah ini bertujuan untuk melindungi Kiswah dari kerusakan saat jutaan jemaah melakukan tawaf selama puncak ibadah haji.

Baca Juga :  Ramai Wacana Label Non-Halal pada Kemasan Rokok, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Kiswah, kain penutup Ka’bah, memiliki sejarah panjang dan terus berganti warna serta bahan sepanjang masa. Pada masa Nabi Muhammad SAW, Ka’bah ditutupi dengan kain bergaris putih dan merah dari Yaman.

Khalifah Abu Bakar, Umar, dan Utsman menggantinya dengan kain putih, sementara Ibn Al-Zubayr memakai brokat merah.

Dalam masa pemerintahan Abbasiyah, kain berwarna putih, merah, hijau, hingga brokat hitam sempat digunakan. Sejak era Al-Nassir, brokat hitam menjadi pilihan tetap karena ketahanannya.

Baca Juga :  Tak Perlu Mahal, Rahasia Gaya Hidup Hijau Luna Maya Cuma Modal Kebiasaan Kecil

Menurut Dr. Fawaz Al-Dahas, Direktur Pusat Sejarah Makkah, pergantian warna Kiswah dipengaruhi oleh daya tahan kain dan kemampuan finansial penguasa pada zamannya.

Kain putih, meski cerah, mudah rusak dan kotor karena banyak disentuh peziarah. Oleh karena itu, warna hitam akhirnya dipilih karena lebih tahan lama.

Dalam sejarahnya, Ka’bah pertama kali ditutupi oleh Tubbaa Al-Humairi, seorang raja dari Yaman sebelum masa Islam, yang datang ke Mekkah dan menunjukkan penghormatan terhadap tempat suci tersebut.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK
Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus
Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat
Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks
Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera
DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Selasa, 22 September 2026 - 18:01 WIB

Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Minggu, 20 September 2026 - 16:51 WIB

Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Minggu, 20 September 2026 - 05:25 WIB

DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru