Transjakarta Sebut Pejabat Negara Tak Bisa Seenaknya Masuk Jalur Busway, Kecuali…

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyapa masyarakat Jakarta di atas mobil Maung MV3 Garuda usai dilantik pada 20 Oktober 2024. 9sumber; suara.com)

Presiden Prabowo Subianto menyapa masyarakat Jakarta di atas mobil Maung MV3 Garuda usai dilantik pada 20 Oktober 2024. 9sumber; suara.com)

1TULAH.COM – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) angkat bicara terkait polemik mobil berpelat nomor RI 24 melalui jalur busway. Pada dasarnya, tak ada pejabat yang diperbolehkan untuk melewati busway kecuali kondisi darurat. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Operasional dan Keselamatan PT Transjakarta Daud Joseph. Pejabat yang mendapat izin untuk melewati jalur Transjakarta yaitu hanya Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, kendaraan lainnya yang dalam kondisi darurat seperti ambulans juga boleh melintas.

Baca Juga :  Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September 2026 Adalah Hoaks

“Beberapa yang diizinkan untuk masuk ke dalam jalur. Misalnya, dalam kondisi darurat, kemudian kepala negara diizinkan, tetapi di luar dari itu tidak mendapat izin untuk masuk dari dalam,” jelas Daud pada awak media, Minggu (9/2/2025).

Namun, Joseph mengakui jika ada penyelenggara negara lain yang lewat busway pihaknya tidak akan menindak. Petugas juga tetap berupaya untuk mencegah pengendara kendaraan bermotor untuk memasuki jalur Transjakarta. Sebagai contoh, dengan menambah separator antara jalur Transjakarta dan kendaraan bermotor. Selanjutnya, pihaknya juga bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk menindak pengendara kendaraan bermotor yang melalui busway.

Baca Juga :  Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

“Yang pertama, kami akan pastikan separator ada di setiap celah-celah supaya tidak ada orang yang masuk,” kata Joseph.

“Kerjasama dengan kesatuan, yaitu kepolisian, tentunya untuk masyarakat umum agar tidak memasuki dan polisi militer. Jika ada memang anggota dari TNI yang memasuki, nanti dapat ditindak oleh polisi militer,” sambungnya lagi.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an
Diduga Peras Indomaret hingga Minta Diskon Rumah 70 Persen, Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi
DPRD Kalteng Minta Pelayanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Diprioritaskan, Jarak Jangan Jadi Penghalang
Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September 2026 Adalah Hoaks
Usut Pungli Rp150 Ribu dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Turunkan Tim Khusus
Gandeng BRIN dan Ilmuwan, BPGMN Siapkan AI dan Teknologi Water Injection Cegah Karhutla
KPK Terbitkan Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Fadia Arafiq
Prabowo Siapkan Anggaran dan Alat Berat untuk Cegah Karhutla
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an

Jumat, 25 September 2026 - 16:10 WIB

Diduga Peras Indomaret hingga Minta Diskon Rumah 70 Persen, Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi

Jumat, 25 September 2026 - 13:45 WIB

DPRD Kalteng Minta Pelayanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Diprioritaskan, Jarak Jangan Jadi Penghalang

Jumat, 25 September 2026 - 06:10 WIB

Usut Pungli Rp150 Ribu dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Turunkan Tim Khusus

Jumat, 25 September 2026 - 05:40 WIB

Gandeng BRIN dan Ilmuwan, BPGMN Siapkan AI dan Teknologi Water Injection Cegah Karhutla

Kamis, 24 September 2026 - 20:17 WIB

KPK Terbitkan Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Fadia Arafiq

Kamis, 24 September 2026 - 20:16 WIB

Prabowo Siapkan Anggaran dan Alat Berat untuk Cegah Karhutla

Kamis, 24 September 2026 - 05:54 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN

Berita Terbaru

DPRD Seruyan memberi perhatian terhadap krisis air bersih yang dialami masyarakat akibat musim kemarau di sejumlah wilayah. Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Harsandi, mengapresiasi langkah Pemkab Seruyan yang dinilai masif menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa terdampak.

Seruyan

DPRD Apresiasi Bantuan Air Bersih

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:10 WIB