Donald Trump Ditembak Saat Kampanye di Pennsylvania, Suhu Politik di AS Kian Memanas

- Jurnalis

Minggu, 14 Juli 2024 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Presiden AS, Donald Trump. [Reuters]

Mantan Presiden AS, Donald Trump. [Reuters]

1TULAH.COM-Suasana dan suhu politik di Amerika Serikat menjelang pemilihan presiden semakin memanas. Tidak hanya berupa kampanye-kampanye politik hitam yang dilontarkan oleh pendukung kedua kubu, tetapi kni sudah mulai memunculkan teror.

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ditembak saat menggelar kampanye di Butler, Pennsylvania pada Sabtu (13/7/2024) waktu setempat.

Dilansir dari The Texas Tribune, penembakan tersebut menyebabkan telinga bagian kanan atas Donald Trump terluka hingga mengeluarkan darah.

Sekutu lama Trump yang juga Komisaris Pertanian Texas, Sid Miller mengemukakan saat peristiwa penembakan terjadi, ia berada sekitar 30 kaki dari Trump.

Ia mengemukakan, kemungkinan tembakan pertama yang dilesatkan pelaku meleset.

“Yang satu itu menyerempet telinganya lalu dia terjatuh,” kata Miller kepada The Texas Tribune.

Baca Juga :  KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Meski begitu, Miller mengatakan bahwa Trump akan baik-baik saja dan bakal melanjutkan konvensi nasional partai sesuai rencana.

Sementara itu, AP melaaporkan tersangka penembak tewas dan peserta rapat umum. Kekinian, penembakan tersebut mulai diselidiki sebagai percobaan pembunuhan.

Sementara itu, pemimpin Texas menggambarkan peristiwa tersebut ke media sosial sebagai situasi yang mengerikan dan menakutkan.

“Silakan bergabung dengan saya dalam berdoa untuk Presiden Trump dan semua orang yang hadir dalam rapat umum saat ini,” kata Ketua parlemen Texas Dade Phelan di media sosial.

Dari Gedung Putih, Presiden Joe Biden mengaku mendengar insiden tersebut dan mengatakan bersyukur mendengar Trump saat ini dalam kondisi aman dan baik-baik saja.

“Saya berdoa untuk dia dan keluarganya dan untuk semua orang yang hadir di rapat umum tersebut, sambil menunggu informasi lebih lanjut.”

Baca Juga :  Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

“Jill dan saya berterima kasih kepada Dinas Rahasia karena telah menyelamatkannya. Tidak ada tempat untuk kekerasan seperti ini di dunia. Amerika. Kita harus bersatu sebagai satu bangsa untuk mengutuknya,” lanjut pernyataan Biden.

Biden kemudian mengatakan pada konferensi pers bahwa dia berencana untuk berbicara dengan Trump, yang saat itu sedang bersama dokternya.

Biden juga menekankan kembali bahwa ‘setiap orang harus mengutuk’ penembakan tersebut.

Saat ditanya apakah dia tahu bahwa itu adalah upaya pembunuhan, Biden hanya menjawab sekenanya. “Saya punya pendapat, tapi saya tidak punya fakta apa pun.” (Sumber:Suara.com)

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Berita Terbaru

Berita

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:30 WIB