Pemprov Kalteng Perkuat Pengawasan Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 secara virtual dari Ruang Rapat Bajakah Lantai II, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah,  untuk memperkuat koordinasi pengendalian harga dan menjaga ketersediaan bahan pangan. Senin (12/10/26),

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 secara virtual dari Ruang Rapat Bajakah Lantai II, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, untuk memperkuat koordinasi pengendalian harga dan menjaga ketersediaan bahan pangan. Senin (12/10/26),

1TULAH.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (12 Oktober 2026). Kegiatan tersebut diikuti dari Ruang Rapat Bajakah Lantai II, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.

Rakor yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian itu membahas perkembangan inflasi, langkah pengendalian harga pangan, serta rencana penandatanganan nota kesepahaman antara Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pertanian mengenai penyuluh pertanian.

Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengantisipasi perkembangan inflasi yang menunjukkan peningkatan dan mendekati batas sasaran pemerintah. Koordinasi lintas sektor dinilai penting guna menjaga stabilitas harga sekaligus menjamin ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Sejumlah komoditas yang menjadi perhatian dalam pengendalian inflasi meliputi beras, daging ayam ras, dan telur ayam ras. Perubahan harga komoditas tersebut berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Datangkan 150 Ton Beras Premium untuk Kendalikan Inflasi

Pemerintah daerah juga diminta meningkatkan pemantauan terhadap pergerakan harga di wilayah masing-masing. Upaya tersebut perlu didukung melalui penguatan koordinasi dengan Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, dan pelaku usaha untuk menjaga kelancaran pasokan. Apabila diperlukan, pemerintah daerah dapat melakukan intervensi melalui operasi pasar dan langkah pengendalian harga lainnya.

Selain membahas inflasi, rakor tersebut turut menyoroti rencana kerja sama antara Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertanian terkait penyuluh pertanian. Penguatan peran penyuluh diharapkan mampu mendorong produktivitas pertanian serta mendukung terwujudnya kedaulatan dan swasembada pangan nasional, terutama komoditas beras.

Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah, Yuas Elko, menyampaikan bahwa ketersediaan sejumlah komoditas di wilayah Kalimantan Tengah perlu terus dipantau. Menurutnya, persediaan beras saat ini masih mencukupi, sedangkan perkembangan inflasi pada bulan ini menunjukkan penurunan.

“Untuk BBM, kondisi harga per liternya relatif aman. Namun, LPG tabung 3 kilogram masih menjadi perhatian. Ketersediaan beras kita juga cukup banyak, sementara inflasi pada bulan ini mengalami penurunan,” tutur Yuas Elko.

Baca Juga :  Karhutla Kalteng, Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi dan Perkuat Sarana Pemadaman

Ia menambahkan, hasil pembahasan dalam rakor perlu ditindaklanjuti oleh seluruh perangkat daerah terkait bersama instansi vertikal dan pemangku kepentingan lainnya. Pengawasan terhadap ketersediaan, distribusi, serta tata kelola pangan harus terus diperkuat untuk mencegah penyimpangan dan menjaga pasokan tetap stabil.

“Ini menjadi perhatian bersama, baik bagi perangkat daerah terkait maupun instansi vertikal, untuk memperkuat pengawasan terhadap pangan. Kita berharap tidak terjadi penyimpangan dan ketersediaan pangan tetap terjaga di tengah kondisi kemarau serta berbagai dinamika yang berkembang,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengendalikan inflasi daerah. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan bahan pangan, serta mengantisipasi berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Tengah, perwakilan instansi vertikal, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.(*)

Penulis : Hewu

Editor : Apri

Berita Terkait

Pemprov Kalteng Datangkan 150 Ton Beras Premium untuk Kendalikan Inflasi
Pemprov Kalteng Perkuat Tata Kelola Hibah dan Bansos yang Transparan dan Akuntabel
Karhutla Kalteng, Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi dan Perkuat Sarana Pemadaman
Pemprov Kalteng Dukung Penguatan Profesionalisme IPPAT dan Digitalisasi Layanan Pertanahan pada HUT ke-39
Pemprov Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla dan Ketersediaan Air Bersih melalui Sumur Bor
Pemprov Kalteng Intensifkan Penanganan Karhutla, 10.700 Personel Dikerahkan
Pemprov Kalteng Tekankan Pentingnya Peran Perempuan dalam Penguatan Integritas
Gubernur Agustiar Sabran Pastikan Kebutuhan Masyarakat Sukamara Terpenuhi di Tengah Kemarau dan Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Pemprov Kalteng Datangkan 150 Ton Beras Premium untuk Kendalikan Inflasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Tata Kelola Hibah dan Bansos yang Transparan dan Akuntabel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Karhutla Kalteng, Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi dan Perkuat Sarana Pemadaman

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pengawasan Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Pemprov Kalteng Dukung Penguatan Profesionalisme IPPAT dan Digitalisasi Layanan Pertanahan pada HUT ke-39

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla dan Ketersediaan Air Bersih melalui Sumur Bor

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Pemprov Kalteng Intensifkan Penanganan Karhutla, 10.700 Personel Dikerahkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Pemprov Kalteng Tekankan Pentingnya Peran Perempuan dalam Penguatan Integritas

Berita Terbaru