1TULAH.COM-Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Purdiono, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat atas langkah cepat dalam penanganan perbaikan ruas jalan nasional yang menghubungkan kawasan Ampah dan Tamiang Layang di Kabupaten Barito Timur.
Pekerjaan perbaikan infrastruktur vital tersebut saat ini tengah berjalan di bawah koordinasi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Solusi atas Ruas Jalan Rusak dan Sempit
Sebelum dilakukannya intervensi dari pemerintah pusat, kondisi jalan yang menghubungkan Ampah hingga batas Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tersebut memprihatinkan. Badan jalan yang relatif sempit serta banyaknya titik lubang dan kerusakan kerap mengganggu kenyamanan hingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Padahal, jalur tersebut merupakan urat nadi transportasi yang sangat padat lalu lintas, baik oleh kendaraan pribadi maupun armada angkutan barang/kendaraan berat yang melintas dari arah Kalsel menuju wilayah DAS Barito dan sebaliknya.
Legislator dari daerah pemilihan (Dapil) IV—meliputi Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, dan Murung Raya—ini menilai bahwa penanganan akses tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah serta menopang laju perekonomian masyarakat di kawasan Barito.
Pusat Alokasikan Anggaran Rp300 Miliar pada 2027
Purdiono mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah merencanakan kelanjutan penanganan jalur ini secara berkelanjutan. Selain pekerjaan yang sedang berlangsung saat ini, komitmen kucuran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diperkirakan kembali dialokasikan untuk tahun anggaran mendatang.
“Ya, saat ini sedang dilaksanakan. Kemudian dijanjikan lagi untuk 2027 itu kurang lebih Rp300 miliar,” ungkap Purdiono, Jumat (25/9/2026).
Menurutnya, perbaikan jalan nasional ini tidak bisa hanya mengandalkan penambalan permukaan jalan (overlay) biasa. Diperlukan langkah rekonstruksi menyeluruh serta peningkatan kapasitas dan struktur kualitas jalan agar mampu menahan beban kendaraan berat dan mengimbangi pesatnya mobilitas warga.
“Kita berterima kasih dan mengapresiasi, karena aspirasi jalan itu sudah beberapa kali kita sampaikan. Di samping perbaikan biasa, memang perlu rekonstruksi menyeluruh, baik kapasitas maupun kualitasnya,” tegasnya.
Penanganan Jalur Ampah-Buntok Hingga Muara Teweh
Selain ruas Ampah-Tamiang Layang, penanganan infrastruktur jalan juga menyasar jalur penghubung dari Ampah menuju Buntok hingga Muara Teweh. Purdiono menyebut hasil pengerjaan tersebut sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh pengendara, meski masih ada beberapa titik yang membutuhkan penyempurnaan.
“Sekarang sedang digarap dan sebagian sudah bisa dinikmati oleh masyarakat, tapi memang belum maksimal,” tuturnya.
DPRD Kalteng berharap komitmen anggaran dari pemerintah pusat dapat terus bergulir hingga seluruh proyek rekonstruksi dan peningkatan kapasitas jalan nasional di wilayah Barito tuntas sepenuhnya. Pihaknya juga menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek di lapangan agar hasil pembangunan memiliki daya tahan jangka panjang dan berdampak optimal bagi masyarakat. (Ingkit)























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

