Pemprov Kalteng Perkuat Ketahanan Pangan, Strategi Krusial Hadapi Gejolak Ekonomi Global

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual di Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Senin (6/4/26).

Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual di Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Senin (6/4/26).

1tulah.com, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan daerah guna mengantisipasi dampak ketidakpastian ekonomi global dan potensi gejolak harga komoditas.

Komitmen tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara virtual, Senin (6 April 2026).

Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko mengikuti rakor tersebut dari Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah di Palangka Raya.

Pertemuan ini menjadi penting mengingat inflasi Kalimantan Tengah pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,86 persen secara tahunan (year on year). Kenaikan inflasi tersebut dipicu oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta sektor perumahan dan energi.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian meminta seluruh pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga komoditas akibat konflik internasional yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Baca Juga :  Pelatihan Ketahanan Pangan Polri Kalimantan Tengah 2026 Dorong Optimalisasi Lahan dan Pekarangan

“Pengawasan lebih ketat terhadap produk unggulan kita. Kita harus mengutamakan untuk konsumsi dalam negeri meskipun ada godaan harga di luar negeri meningkat,” tegas Tito Karnavian dalam rakor yang diikuti kepala daerah se-Indonesia tersebut.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemprov Kalteng akan memperkuat pengawasan terhadap distribusi pangan serta mendorong masyarakat untuk meningkatkan kemandirian dan swasembada pangan di tingkat lokal.

Langkah ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat agar daerah tidak bergantung pada satu sentra produksi nasional.

Mendagri mencontohkan pentingnya diversifikasi produksi pangan, seperti pada komoditas bawang merah yang selama ini masih banyak bergantung pada produksi dari Jawa Tengah.

Selain membahas pengendalian inflasi, dalam pertemuan tersebut juga dilakukan evaluasi terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bantuan Operasional Kesehatan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) serta progres dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.

Baca Juga :  Pengawasan Elpiji Subsidi dan BBM Kalimantan Tengah 2026 Diperketat, Gubernur Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Yuas Elko menambahkan bahwa Pemprov Kalteng terus memperkuat koordinasi lintas sektor melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok di pasar tetap terjaga.

“Kerja sama antardaerah (KAD) terus kami dorong agar distribusi pangan lebih lancar dan harga komoditas seperti daging ayam ras, telur, dan minyak goreng tetap stabil di pasar-pasar tradisional Kalteng,” ujarnya.

Rakor tersebut juga dihadiri jajaran pejabat tinggi dari kementerian dan lembaga terkait yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga serta mempertahankan daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

Sangat Inspiratif! Gubernur Kalteng Tegaskan Peran Strategis Perempuan di Peringatan Hari Kartini 2026
RESMI Dimulai! Pemprov Kalteng Percepat Program Sanitasi 2026 untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Fokus! Kredit UMKM Haguet Kalteng 2026 Dimatangkan, Dorong Pembiayaan dan Serapan Tenaga Kerja
Percepat! Raperda Sengketa Pertanahan Kalteng Dikebut, Pemprov–DPRD Target Rampung Sebelum Agustus 2026
Waspada! Kenaikan Harga BBM Ancam Ekonomi, Gubernur Kalteng Gerak Cepat Perkuat Pengawasan
Strategis! Pengendalian Inflasi Kalimantan Tengah Diperkuat Lewat GPM, Pasar Murah, dan Bantuan Pangan
Pengawasan Elpiji Subsidi dan BBM Kalimantan Tengah 2026 Diperketat, Gubernur Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar
Kesiapsiagaan Karhutla Kalimantan Tengah 2026 Diperkuat, Gubernur Tegaskan Langkah Strategis melalui Apel Gelar Pasukan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:59 WIB

Sangat Inspiratif! Gubernur Kalteng Tegaskan Peran Strategis Perempuan di Peringatan Hari Kartini 2026

Selasa, 21 April 2026 - 16:45 WIB

RESMI Dimulai! Pemprov Kalteng Percepat Program Sanitasi 2026 untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 21:08 WIB

Percepat! Raperda Sengketa Pertanahan Kalteng Dikebut, Pemprov–DPRD Target Rampung Sebelum Agustus 2026

Senin, 20 April 2026 - 20:59 WIB

Waspada! Kenaikan Harga BBM Ancam Ekonomi, Gubernur Kalteng Gerak Cepat Perkuat Pengawasan

Senin, 20 April 2026 - 12:28 WIB

Strategis! Pengendalian Inflasi Kalimantan Tengah Diperkuat Lewat GPM, Pasar Murah, dan Bantuan Pangan

Jumat, 17 April 2026 - 16:39 WIB

Pengawasan Elpiji Subsidi dan BBM Kalimantan Tengah 2026 Diperketat, Gubernur Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Jumat, 17 April 2026 - 16:21 WIB

Kesiapsiagaan Karhutla Kalimantan Tengah 2026 Diperkuat, Gubernur Tegaskan Langkah Strategis melalui Apel Gelar Pasukan

Jumat, 17 April 2026 - 16:05 WIB

Kartu Huma Betang Sejahtera Kalteng 2026 Diperkuat, Pj Sekda Libatkan Relawan Pendamping Desa

Berita Terbaru

Perwakilan karyawan PT AKT usai audiensi dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Murung Raya di Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 Apr 2026 - 18:35 WIB