Ci Mehong Gugat Cerai Suami Setelah 15 Tahun Menikah, Mengaku Lelah Diporoti

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ci Mehong ungkap rencana gugat cerai suami (Instagram/pikbakinghouse)

Ci Mehong ungkap rencana gugat cerai suami (Instagram/pikbakinghouse)

1TULAH.COM-Kabar mengejutkan datang dari pengusaha kuliner viral sekaligus pemilik PIK Baking House, Tjie Nofia Handayani atau yang akrab disapa Ci Mehong.

Di tengah suasana Imlek 2026, Ci Mehong membawa kabar kurang sedap mengenai kelangsungan rumah tangganya.

Setelah membina rumah tangga selama hampir 15 tahun, Ci Mehong secara terbuka menyatakan sedang dalam proses menggugat cerai sang suami.

Pernyataan ini ia sampaikan langsung saat menjadi tamu di acara Pagi-pagi Ambyar yang diunggah kanal YouTube Trans TV Official pada Kamis (19/2/2026).

Alasan Gugat Cerai: Lelah “Diporoti” dan Masalah Finansial

Dalam pengakuannya yang emosional, Ci Mehong mengungkapkan bahwa keputusan untuk berpisah bukanlah hal yang instan. Ia mengaku sudah tidak tahan lagi dengan perlakuan suaminya terkait masalah keuangan.

Berikut adalah beberapa poin utama di balik keputusan cerai Ci Mehong:

  • Menanggung Anak Sambung: Ci Mehong merasa keberatan karena harus terus-menerus membiayai anak-anak suaminya dari pernikahan terdahulu yang secara usia sudah dewasa (26 dan 29 tahun).

  • Penyalahgunaan Nama Baik: Sang suami diduga sering meminjam uang kepada orang lain dengan membawa-bawa nama besar Ci Mehong, dengan dalih tidak diberikan uang oleh istrinya.

  • Suami Tidak Lagi Bekerja: Aset-aset pribadi milik suaminya dikabarkan telah habis terjual untuk biaya hidup, sehingga beban finansial sepenuhnya jatuh ke tangan Ci Mehong.

“Sudah enggak tahan, porotin. Porotin itu bukan buat dia pribadi, tapi buat anaknya. Anaknya itu sudah gede, umur 26 sama 29 tahun,” ujar Ci Mehong dengan tegas.

Kronologi Konflik: Berawal Sejak Satu Tahun Terakhir

Konflik dalam rumah tangga ini mulai memuncak sejak setahun belakangan. Ci Mehong menyebutkan bahwa suaminya mulai sering menjelek-jelekan namanya di belakang.

Baca Juga :  Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

Tindakan tegas mulai diambil Ci Mehong sejak ia pulang dari perjalanannya ke Amerika Serikat pada bulan Mei lalu. Ia memutuskan untuk menghentikan seluruh aliran dana atau bantuan keuangan kepada suaminya karena merasa sudah dimanfaatkan.

Beruntung Lakukan Pisah Harta

Satu hal yang membuat Ci Mehong merasa sedikit lega di tengah kemelut ini adalah keputusannya di masa lalu untuk melakukan perjanjian pisah harta sebelum menikah. Ia menyebut hal ini merupakan saran dari sang anak yang ia yakini sebagai bentuk perlindungan dari Tuhan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Baterai EV dan 11 Proyek Industri di Maluku Utara

“Untung Tuhan itu baik, saya juga pisah harta. Itu juga karena Tuhan suruh anak saya,” ungkapnya. Dengan adanya pisah harta ini, aset bisnis kuliner dan properti milik Ci Mehong dipastikan aman dari sengketa gono-gini dalam proses perceraian nanti.

Profil Singkat Ci Mehong

Ci Mehong dikenal publik sebagai sosok pengusaha yang gigih dan ceplas-ceplos. Ia sempat viral karena menjual berbagai produk makanan mulai dari buah-buahan premium hingga masakan rumahan dengan harga yang dianggap “mehong” (mahal) namun sebanding dengan kualitasnya. Kepopulerannya kian menanjak setelah sempat berseteru dengan food vlogger Tasyi Athasyia.

Kini, di awal tahun 2026, Ci Mehong memilih untuk fokus pada ketenangan batin dan kelangsungan bisnisnya daripada mempertahankan pernikahan yang dianggapnya sudah tidak sehat secara finansial maupun mental. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB