Sikap Pinkan Mambo Saat Dihujat Netizen Karena Ngamen di Jalan: “Yang Penting Gak Minta Sama Kalian”

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pinkan Mambo (Instagram/@pinkan_mambo)

Pinkan Mambo (Instagram/@pinkan_mambo)

1TULAH.COM-Nama Pinkan Mambo kembali menjadi buah bibir netizen di jagat maya. Bukan karena penampilan di panggung megah, mantan rekan duet Maia Estianty di grup Ratu ini tertangkap kamera sedang melakukan aksi “ngamen” atau konser mini di pinggir jalan raya yang padat.

Video siaran langsung (Live) miliknya mendadak viral setelah diunggah ulang oleh berbagai akun di media sosial. Aksi ini memancing beragam reaksi, mulai dari rasa prihatin hingga dukungan atas semangatnya mencari nafkah.

1. Konser di Pinggir Jalan dengan Alat Seadanya

Berbeda dari aksi siaran langsung sebelumnya yang biasanya dilakukan di dalam rumah, kali ini Pinkan Mambo turun langsung ke jalanan. Dengan menggunakan speaker aktif dan menyiapkan sebuah kardus di depannya sebagai wadah saweran, Pinkan tampak asyik bernyanyi dan berjoget energik di tengah keramaian.

Warga yang melintas di sekitar lokasi pun tampak terheran-heran melihat sosok artis papan atas tersebut beraksi di trotoar. Pinkan membawakan beberapa lagu hitsnya dengan gaya panggung yang tetap powerfull, seolah tidak peduli dengan debu jalanan.

Baca Juga :  Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

2. Polisi Turun Tangan Atur Lalu Lintas

Kehadiran Pinkan Mambo di area publik tersebut tak pelak menimbulkan kerumunan. Banyak pengendara yang sengaja melambatkan laju kendaraannya, bahkan berhenti sejenak demi mengabadikan momen langka tersebut melalui ponsel mereka.

Akibatnya, arus lalu lintas di lokasi yang diduga berada di kawasan Pasar Sepatan tersebut sempat tersendat. Dalam potongan video yang beredar, terlihat beberapa petugas berseragam abu-abu yang diyakini sebagai anggota kepolisian sibuk mengatur jalan agar tidak terjadi kemacetan total.

3. Komentar Netizen: Antara Malu dan Dukungan

Aksi Pinkan Mambo ini memicu perdebatan panas di kolom komentar media sosial. Banyak netizen yang menyayangkan mengapa seorang penyanyi berbakat harus turun ke jalan dengan cara demikian.

“Astaghfirullah… akupun bukan artis dan bukan siapa-siapa tapi malu rasanya,” tulis akun @dit***.

Tak sedikit pula warga lokal yang merasa terganggu dengan potensi kemacetan yang ditimbulkan.

  • “Pasar Sepatan sudah macet ditambah konser,” keluh akun @ayi***.

  • “Bikin macet woyyy,” tambah akun @sus***.

Baca Juga :  DPR Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Penahanan Ijazah Resmi Dilarang!

Namun, di tengah hujatan, masih ada netizen yang memberikan pembelaan. Mereka menganggap apa yang dilakukan Pinkan adalah cara halal untuk mencari uang tanpa harus meminta-minta kepada orang lain.

“Biarin aja namanya juga cari uang mau gaya apa aja yang penting enggak minta sama kalian. Seneng lihat, enggak seneng ya udah,” bela akun @mam***.

Apa Alasan Pinkan Mambo Sebenarnya?

Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Pinkan Mambo mengenai motif di balik aksi “konser pinggir jalan” tersebut. Apakah ini bagian dari konten media sosial, strategi marketing bisnis donatnya, ataukah memang bentuk ekspresi seni yang spontan?

Mengingat Pinkan baru-baru ini kembali naik daun setelah tampil di Synchronize Fest 2025, aksi ini tentu sangat kontras dengan karier profesionalnya sebagai penyanyi. Meski begitu, video tersebut terus dibagikan dan menjadi topik hangat hingga saat ini. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB