Lisa Mariana Bongkar Isu “Barang Bukti” Aura Kasih, Persaingan Antar Simpanan Ridwan Kamil Memanas?

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lisa Mariana mengungkap kalau Aura Kasih menjual mobil-mobinya untuk menghilangkan barang bukti. [Instagram]

Lisa Mariana mengungkap kalau Aura Kasih menjual mobil-mobinya untuk menghilangkan barang bukti. [Instagram]

1TULAH.COM-Dunia hiburan dan politik tanah air tengah diguncang isu panas. Lisa Mariana, selebgram yang sebelumnya diperiksa KPK terkait dugaan korupsi Bank BJB, mendadak buka suara.

Kali ini, ia menyasar sosok berinisial AK yang santer dikaitkan dengan artis Aura Kasih.

Informasi yang dibagikan Lisa bukan sekadar isapan jempol belaka menurut klaimnya. Ia menyebut data tersebut sebagai “Info A1” yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tudingan Penghilangan Barang Bukti: “Jual Mobil Buat Hilangkan Jejak”

Pemicu kemarahan Lisa bermula saat netizen membandingkan nasibnya dengan AK. Netizen menyentil bahwa Lisa (yang dijuluki Lisdut) hanya diajak makan pempek ke Palembang, sementara AK disebut-sebut hingga terbang ke Eropa dengan fasilitas mewah dari mantan Gubernur Jawa Barat tersebut.

Menanggapi sindiran tersebut, Lisa Mariana memberikan komentar menohok yang mengisyaratkan adanya upaya penghilangan barang bukti oleh AK.

“Dia lagi jualin mobil-mobilnya buat ilangin barbug (barang bukti). Info A1,” tulis Lisa melalui akun Instagram pribadinya.

Lisa menuding bahwa gaya hidup mewah dan aset yang dimiliki AK kini tengah “dibersihkan” agar tidak terseret dalam pusaran kasus hukum yang melibatkan Ridwan Kamil.

Baca Juga :  Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

Hubungan Lisa Mariana dan Ridwan Kamil: Pengakuan Nafkah Anak

Berbeda dengan sosok lain yang masih menjadi misteri, Lisa Mariana secara terbuka mengakui hubungannya dengan Ridwan Kamil. Di hadapan penyidik KPK, Lisa mengonfirmasi adanya sejumlah aliran dana atau transfer dari RK.

Namun, Lisa memberikan pembelaan bahwa uang tersebut bukanlah hasil korupsi, melainkan bentuk nafkah. Lisa mengklaim dirinya memiliki anak dari hasil hubungannya dengan sang mantan gubernur. Hal inilah yang mendasari pemeriksaan dirinya dalam kasus dugaan korupsi Bank BJB.

Persaingan Sesama “Simpanan”?

Netizen mulai mencium aroma persaingan antara perempuan-perempuan yang dikaitkan dengan Ridwan Kamil. Selain Aura Kasih, Lisa juga sempat menyeret nama-nama lain seperti Ayu Aulia hingga Safa Marwah.

Beberapa aksi Lisa yang disorot netizen antara lain:

  • Sindiran Vespa Kuning: Lisa membuat konten menaiki Vespa kuning, yang identik dengan koleksi milik Aura Kasih dan Ridwan Kamil.

  • Komentar “FBI”: Netizen menjuluki Lisa sebagai “FBI-nya simpanan” karena keberaniannya membongkar daftar perempuan di lingkaran RK.

  • Sentimen Iri: Banyak yang menduga Lisa meradang karena perbedaan fasilitas yang ia terima dibandingkan dengan AK yang dianggap lebih “dimanja”.

Baca Juga :  Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Latar Belakang: Gugatan Cerai Atalia Praratya

Isu perselingkuhan dan daftar perempuan simpanan ini meledak setelah publik dikejutkan dengan kabar keretakan rumah tangga Ridwan Kamil. Sebagai informasi, Atalia Praratya resmi menggugat cerai Ridwan Kamil pada 10 Desember 2025.

Sejak gugatan tersebut terdaftar, satu per satu nama perempuan yang diduga menjalin hubungan spesial dengan RK mulai muncul ke permukaan, dengan Lisa Mariana sebagai sosok yang paling vokal bersuara.

Hingga saat ini, pihak Aura Kasih belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan penjualan mobil sebagai upaya penghilangan barang bukti tersebut. Apakah ini hanya persaingan antar-personal, atau memang ada skandal hukum yang lebih besar di baliknya? (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar
Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB