Erick Thohir: 47 Perusahaan BUMN Akan Bergabung ke Danantara

- Jurnalis

Sabtu, 1 Maret 2025 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gedung Danantara (sumber: suara.com)

Ilustrasi Gedung Danantara (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menegaskan bahwa sebanyak 47 perusahaan milik negara akan dialihkan ke dalam Badan Pengelola Investasi Danantara.

Saat ini, baru tujuh BUMN yang asetnya telah resmi dikelola oleh lembaga tersebut, yakni Pertamina, PLN, BRI, BNI, Bank Mandiri, Telkom, dan MIND ID.

Erick menekankan bahwa reformasi dalam sektor BUMN harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak boleh setengah-setengah.

Menurutnya, transformasi yang selama ini dijalankan bertujuan untuk menciptakan sistem manajemen aset yang lebih terintegrasi.

Jika hanya tujuh BUMN yang masuk ke dalam Danantara, maka proses reformasi yang telah dirancang tidak akan mencapai hasil yang maksimal.

Oleh sebab itu, seluruh perusahaan pelat merah perlu berada dalam satu struktur manajemen aset guna memastikan keberlanjutan transformasi dan meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya.

Setelah seluruh 47 BUMN bergabung dengan Danantara, Kementerian BUMN akan tetap memegang peran sebagai pengawas utama terhadap kinerja perusahaan-perusahaan tersebut.

Baca Juga :  Gelombang Penolakan Program MBG Meluas dari Lampung hingga Papua, Ada Apa?

Pengawasan ini mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari upaya pencegahan dan penanganan kasus korupsi hingga persetujuan terhadap rencana kerja yang diajukan masing-masing BUMN.

Selain itu, kementerian juga akan berperan dalam menyeimbangkan distribusi dividen dan kebijakan suntikan modal bagi perusahaan-perusahaan yang berada di bawah naungannya.

Selain menjalankan fungsi pengawasan secara umum, Kementerian BUMN juga masih memiliki tanggung jawab dalam operasional perusahaan, terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik.

Beberapa aspek yang tetap berada dalam pengelolaan kementerian meliputi pengalokasian subsidi, pemberian kompensasi, serta pengawalan terhadap berbagai proyek strategis nasional (PSN) yang harus tetap berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dengan demikian, meskipun aset perusahaan-perusahaan tersebut telah berada di bawah pengelolaan Danantara, tanggung jawab kementerian dalam memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.

Dalam kesempatan yang sama, Erick Thohir turut mengungkapkan bahwa BUMN berhasil mencetak keuntungan sebesar Rp310 triliun.

Baca Juga :  Kabut Asap Pekat Hadang Helikopter Chinook Jepang untuk Penanganan Karhutla di Mempawah

Pencapaian ini menurutnya menjadi bukti konkret bahwa tidak semua perusahaan pelat merah terseret dalam praktik korupsi.

Keuntungan besar yang diperoleh menunjukkan bahwa reformasi yang telah diterapkan dalam lima tahun terakhir memberikan dampak positif bagi keberlanjutan dan kinerja perusahaan-perusahaan milik negara.

Ke depannya, seluruh BUMN akan berada dalam satu sistem pengelolaan terpusat di bawah Danantara. Lembaga ini secara bertahap akan menangani aset dengan nilai total yang diperkirakan mencapai 900 miliar dolar AS.

Erick juga menekankan bahwa proses transisi ini akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan pengelolaan aset berjalan dengan optimal.

Dalam upaya ini, ia menjalin kolaborasi yang erat dengan Rosan Roeslani, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN, guna memastikan bahwa proses pengalihan aset dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana strategis pemerintah.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks
Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera
DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis
Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober
KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN
KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Minggu, 20 September 2026 - 16:51 WIB

Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Minggu, 20 September 2026 - 05:20 WIB

Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober

Sabtu, 19 September 2026 - 20:57 WIB

KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN

Sabtu, 19 September 2026 - 20:54 WIB

KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid

Sabtu, 19 September 2026 - 16:00 WIB

Ramai Wacana Label Non-Halal pada Kemasan Rokok, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Berita Terbaru