Ini Efek Samping jika Pakai Bensin Oplosan bagi Mesin Kendaraan

- Jurnalis

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Pengisian BBM.foto pixabay

Ilustrasi: Pengisian BBM.foto pixabay

 

1TULAH.COM – Kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah Pertamina dengan modus mencampur bahan bakar minyak (BBM) tengah menjadi sorotan publik.

Dalam kasus ini, BBM RON 90 dicampurkan dengan BBM RON 92 di berbagai depo Pertamina, lalu dijual sebagai BBM dengan kadar RON 92.

Terungkapnya praktik ini menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai dampak dari penggunaan bensin oplosan terhadap kendaraan.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam kasus ini, termasuk Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan.

Dugaan korupsi ini terkait dengan tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina, yang melibatkan subholding serta kontraktor kerja sama (KKKS) dalam rentang waktu 2018 hingga 2023.

Selain Riva, tersangka lainnya mencakup sejumlah pejabat dan pihak terkait dari PT Kilang Pertamina Internasional, PT Pertamina International Shipping, serta beberapa perusahaan lainnya yang diduga terlibat dalam praktik pengoplosan BBM ini.

Baca Juga :  Pencarian Korban Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan, Tangis Haru Warnai Pertemuan Keluarga dan Tim SAR

Menurut Kejagung, PT Pertamina Patra Niaga diduga mengimpor BBM dengan kadar RON 90 atau lebih rendah, kemudian mencampurnya agar menyerupai BBM RON 92.

Namun, dalam transaksi penjualannya, BBM yang sebenarnya setara Pertalite ini dijual dengan harga setara Pertamax.

Praktik ini tidak hanya menimbulkan dugaan kerugian negara, tetapi juga memicu kekhawatiran tentang dampak bensin oplosan terhadap mesin kendaraan.

Dari sisi teknis, mencampurkan BBM RON 90 dengan BBM RON 92 memang memungkinkan karena keduanya berasal dari jenis bensin yang sama.

Namun, menurut sumber dari laman resmi Suzuki, setiap jenis BBM memiliki karakteristik yang berbeda, seperti kadar sulfur dan tingkat oktan, yang dapat mempengaruhi performa kendaraan.

Baca Juga :  Transformasi Digital Media: RMAB dan MNCN Jamin Independensi Redaksi dalam Integrasi

Perbedaan komposisi ini membuat pencampuran tidak direkomendasikan karena berpotensi menurunkan kualitas bahan bakar dan merusak mesin dalam jangka panjang.

Efek negatif dari penggunaan bensin oplosan mencakup tarikan mesin yang menjadi lebih berat, potensi terjadinya knocking atau mesin ngelitik, hingga sensor check engine yang bisa menyala akibat ketidaksesuaian bahan bakar dengan spesifikasi mesin.

Selain itu, pencampuran ini juga dapat menurunkan performa mesin serta meningkatkan emisi gas buang, yang berdampak buruk bagi lingkungan.

Oleh karena itu, pengguna kendaraan disarankan untuk tetap menggunakan BBM sesuai dengan rekomendasi pabrikan guna menjaga kinerja mesin dan menghindari risiko kerusakan akibat bahan bakar yang tidak sesuai.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks
Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera
DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis
Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober
KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN
KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Minggu, 20 September 2026 - 16:51 WIB

Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Minggu, 20 September 2026 - 05:25 WIB

DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 20 September 2026 - 05:20 WIB

Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober

Sabtu, 19 September 2026 - 20:57 WIB

KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN

Sabtu, 19 September 2026 - 20:54 WIB

KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid

Berita Terbaru