Heboh Fenomena “Hujan Jeli” di Gorontalo, Apa Kata BMKG?

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2025 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral Video Hujan Jeli di Gorontalo Hebohkan Netizen, Apa Kata BMKG? (freepik/Kireyonok_Yuliya)

Viral Video Hujan Jeli di Gorontalo Hebohkan Netizen, Apa Kata BMKG? (freepik/Kireyonok_Yuliya)

1TULAH.COM-Warga Desa Leyao, Kecamatan Tomilito, Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, dihebohkan oleh fenomena langka yang mereka sebut sebagai “hujan jeli”. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (15/2/2025) malam sekitar pukul 20.00 WITA dan berlangsung selama kurang lebih 30 menit. Hujan deras yang mengguyur desa tersebut tiba-tiba membawa partikel menyerupai jeli yang kemudian menggenangi pekarangan rumah serta jalanan.

Video Viral

Sebuah video yang diunggah akun media sosial Instagram @infosulawesidotcom menunjukkan warga mengumpulkan benda tersebut ke dalam ember. Fenomena ini pun langsung menarik perhatian banyak pihak, termasuk ilmuwan dan meteorolog. Warga yang menyaksikan kejadian itu mengaku terkejut dan bertanya-tanya tentang asal-usul partikel aneh yang turun bersama hujan.

Dugaan Penyebab Fenomena Hujan Jeli

Prakirawan Stasiun Meteorologi Djalaluddin Gorontalo, Naufal Pramudya Irawan, mengungkapkan ada tiga kemungkinan yang bisa menjadi penyebabnya. Pertama, fenomena biologis dari organisme laut kecil seperti plankton atau ubur-ubur yang terbawa ke atmosfer akibat badai atau angin kencang.

Baca Juga :  Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA

Organisme ini memiliki sifat gelatin yang dapat membentuk partikel menyerupai jeli saat jatuh kembali ke daratan bersama hujan.

Kemungkinan kedua adalah faktor meteorologi, di mana angin kuat mengangkat material dari permukaan air, seperti dari laut atau kolam, dan membawanya ke atmosfer sebelum akhirnya turun kembali bersama hujan.

Sementara itu, dugaan ketiga mengarah pada pencemaran lingkungan atau limbah industri yang menciptakan material berbentuk jeli di udara sebelum terbawa turun oleh hujan. Namun, Naufal menekankan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab pasti fenomena ini.

BMKG Masih Ragu, Perlu Verifikasi Lebih Lanjut

Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Direktorat Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menyampaikan keraguannya terhadap validitas fenomena hujan jeli di Gorontalo. Menurutnya, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang cukup untuk memastikan bahwa peristiwa semacam ini dapat terjadi secara alami. “Secara natural ini tidak mungkin terjadi,” kata Ida dikutip, Senin (17/2/2025).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN

Meski begitu, BMKG tidak serta-merta menutup kemungkinan bahwa peristiwa ini benar adanya. Ida menegaskan bahwa tim BMKG sedang melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gorontalo untuk mengumpulkan data lebih lanjut. Selain itu, pihaknya juga tengah menghubungi pemilik akun media sosial yang mengunggah video viral tersebut guna melakukan verifikasi lebih mendalam.

Jika fenomena ini terbukti nyata, maka BMKG akan melakukan penelitian lebih lanjut untuk memahami mekanisme terjadinya. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

KPK Terbitkan Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Fadia Arafiq
Prabowo Siapkan Anggaran dan Alat Berat untuk Cegah Karhutla
Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN
Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA
KPK Sebut Bupati Bolmut Diduga Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar
Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 20:17 WIB

KPK Terbitkan Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Fadia Arafiq

Kamis, 24 September 2026 - 20:16 WIB

Prabowo Siapkan Anggaran dan Alat Berat untuk Cegah Karhutla

Kamis, 24 September 2026 - 05:54 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN

Kamis, 24 September 2026 - 05:46 WIB

Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA

Rabu, 23 September 2026 - 15:42 WIB

KPK Sebut Bupati Bolmut Diduga Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Rabu, 23 September 2026 - 05:53 WIB

Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

Berita Terbaru