Tokoh Pemuda Dayak Surya Baya Nilai Pelaksanaan Pilkada Barut Sudah Berjalan dengan Baik-Lancar

- Jurnalis

Rabu, 12 Februari 2025 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Barito Utara (Barut), Kalteng, Surya Baya. Foto: dok. Pribadi Surya Baya

Ketua Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Barito Utara (Barut), Kalteng, Surya Baya. Foto: dok. Pribadi Surya Baya

1TULAH.COM, Muara Teweh – Ketua Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Barito Utara (Barut), Kalteng, Surya Baya menilai, pagelaran Pilkada serentak 2024 di daerahnya telah berjalan dengan baik dan juga lancar.

“Cukup lancar, menurut saya pelaksanaan Pilkada cukup lancar saja kok,” kata Surya Baya dalam keterangannya, Rabu (12/2/2025).

Ia juga melihat institusi penyelenggara pemilu, baik KPU Barut maupun Bawaslu, sudah bekerja sesuai aturan.

“Alhamdulillah, setelah kita tahu persis, mereka (KPU dan Bawaslu) sudah on the track, atau sesuai aturan,” jelas dia.

Dalam pengamatannya, kondisi masyarakat ketika Pilkada memang cukup terbelah karena adanya dua pasangan calon (paslon).

“Kondisi masyarakat memang terbelah dukungan, ada yang ke 01 atau 02,” jelasnya.

Tokoh Dayak ini menyatakan juga mengetahui persis apa yang menjadi permasalahan pada sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK), khususnya terkait TPS 04 Desa Malawaken, Kecamatan Teweh Baru.

Surya Baya bilang sengketa di TPS 04 Malawaken ini terlalu dibuat-buat. Karena kenyataannya sudah selesai di lapangan.

Baca Juga :  Trump Melarang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih, Ancam Sasar Media Lain!

“Masalah di TPS 04 [Malawaken] itu pada prinsip, sebenarnya sudah selesai dilaksanakan, KPU sudah memverifikasinya. Mereka hanya tidak membawa KTP saja, tetapi membawa kartu undangan, yang mana itu dibuat dasarnya KTP,” jelas Surya Baya yang juga tokoh Dayak Tawoyan.

“Mereka itu juga dikenal [oleh KPPS] karena memang tinggal di kampung,” imbuh dia

Oleh karena itu, Surya Baya berharap putusan MK ini turut memperhatikan kondisi masyarakat. Ia tidak mengharapkan adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU) karena potensi konfliknya cukup besar.

“Konflik horizontal itu sangat mungkin terjadi pada sesama masyarakat. Saya juga tidak yakin dengan keamanan di lapangan [bukan saya tidak percaya atau mengecilkan pihak keamanan],” ujar dia.

Di sisi lain, dia juga tidak yakin penyelenggaraan PSU nanti bisa lebih baik dari pemungutan suara sebelumnya.

Baca Juga :  Trump Melarang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih, Ancam Sasar Media Lain!

“Siapa yang menjamin pelaksanaan PSU itu akan jurdil. Karena yang memaksa PSU ini Paslon Nomor Urut 02. Apakah akan lebih baik dari sebelumnya, apa pasti jurdil?” tandas dia.

Seperti diketahui, Pilkada di Barut, Kalteng, hanya diikuti oleh dua paslon, yaitu pasangan nomor urut 01 H Gogo Purman Jaya-Hendro Nakalelo dan nomor urut 02 Akhmad Gunadi Nadalsyah-Sastra Jaya.

Dalam hasil kontestasi Pilkada Barito Utara, pasangan nomor urut 01 H Gogo Purman Jaya-Hendro Nakalelo menang 8 suara dari pasangan calon nomor urut 02 Akhmad Gunadi Nadalsyah-Sastra Jaya.

Surya Baya berkata, kemenangan 8 suara tersebut adalah betul-betul hasil perjuangan tim bukan hasil kecurangan. Surya Baya tetap percaya dan sangat meyakini bahwa Hakim MK yang memutus sengketa hasil pilkada Barito Utara ini tentu lebih mempertimbangkan secara obyektif, komprehensif, masih punya integritas dan berlandaskan keadilan.

Editor: Aprie

Berita Terkait

Trump Melarang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih, Ancam Sasar Media Lain!
Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga
Soroti Kredibilitas Pemerintah, Eks Direktur BAIS TNI Desak Presiden Prabowo Segera Evaluasi Kabinet
Minta Kader Rapat Barisan, Megawati Kenang Militansi Banteng Jatim Lawan Orde Baru
Isu Percepatan RUU Pemilu Mencuat, Gerindra Buka Suara Usai Pertemuan Sekjen Partai Koalisi Pendukung Prabowo
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Roadmap Kemitraan 2026–2030: Garap Pangan, Energi, hingga Industri Halal
Hadiri Rakorda PSI di Kupang, Jokowi Pesan Kader Aktif Bantu Warga: “Jangan Dikit-dikit ke Solo”
Krisis Migran Ceuta: Dari Masalah Kemanusiaan Hingga Catur Geopolitik Spanyol, Maroko, dan Israel

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:02 WIB

Trump Melarang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih, Ancam Sasar Media Lain!

Kamis, 10 September 2026 - 09:54 WIB

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Soroti Kredibilitas Pemerintah, Eks Direktur BAIS TNI Desak Presiden Prabowo Segera Evaluasi Kabinet

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:35 WIB

Minta Kader Rapat Barisan, Megawati Kenang Militansi Banteng Jatim Lawan Orde Baru

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Isu Percepatan RUU Pemilu Mencuat, Gerindra Buka Suara Usai Pertemuan Sekjen Partai Koalisi Pendukung Prabowo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Roadmap Kemitraan 2026–2030: Garap Pangan, Energi, hingga Industri Halal

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Hadiri Rakorda PSI di Kupang, Jokowi Pesan Kader Aktif Bantu Warga: “Jangan Dikit-dikit ke Solo”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Krisis Migran Ceuta: Dari Masalah Kemanusiaan Hingga Catur Geopolitik Spanyol, Maroko, dan Israel

Berita Terbaru