Turki Siap Tampung Tahanan Palestina yang Dibebaskan Israel

- Jurnalis

Senin, 3 Februari 2025 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan ribu warga Palestina mulai kembali ke Gaza. (ANTARA)

Puluhan ribu warga Palestina mulai kembali ke Gaza. (ANTARA)

1TULAH.COM-Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, menyatakan bahwa negaranya siap menerima beberapa tahanan Palestina yang dibebaskan oleh Israel sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata dengan Hamas. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungannya ke Qatar pada Minggu (3/2/2025).

“Presiden kami telah menyatakan bahwa kami siap menerima beberapa warga Palestina yang dibebaskan… untuk mendukung perjanjian tersebut,” ujar Fidan dalam konferensi pers di Doha.

Ia menambahkan bahwa Turki, bersama dengan negara-negara lain, akan berperan dalam memastikan kesepakatan gencatan senjata tetap berlangsung.

Gencatan senjata tahap pertama di Gaza berfokus pada pertukaran 33 sandera Israel yang ditahan oleh Hamas dengan sekitar 1.900 tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel.

Baca Juga :  Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA

Namun, sebagian besar tahanan yang dibebaskan tersebut akan mengalami pengasingan permanen. Dalam pertukaran terakhir yang terjadi pada Sabtu (3/2), sebanyak tujuh warga Palestina dan satu warga Mesir dideportasi.

Dalam kesempatan yang sama, Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, mengungkapkan bahwa dirinya bersama Fidan membahas perkembangan di wilayah Palestina yang diduduki serta situasi di Suriah dalam pertemuan tertutup mereka.

Qatar sendiri merupakan salah satu mediator utama dalam gencatan senjata Gaza, bersama dengan Mesir dan Amerika Serikat.

Baca Juga :  Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi

Sheikh Mohammed mendesak semua pihak untuk menghormati ketentuan perjanjian dan segera melanjutkan ke tahap kedua gencatan senjata guna mencapai penyelesaian konflik yang lebih permanen.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dijadwalkan akan membahas tahap kedua dari kesepakatan tersebut dalam pertemuannya dengan utusan Timur Tengah Presiden Amerika Serikat di Washington pada Senin (5/2/2025).

Namun, hingga kini, belum ada tanggal yang ditetapkan untuk pembicaraan resmi yang melibatkan mediator serta delegasi dari Hamas dan Israel. Fase pertama gencatan senjata yang berlangsung selama 42 hari diperkirakan akan berakhir bulan depan. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

SiLPA Anjlok Jadi Rp10 Miliar, Struktur Belanja APBD Perubahan Barito Selatan Dipangkas Rp200 M
Wabup Barsel Instruksikan Pembentukan Posko Karhutla dan Distribusi Air Bersih di Setiap Kecamatan
Dugaan Cacat Syarat Pendidikan Gibran Disidangkan di MK, Ini Poin Gugatan Pemohon
DPRD Kalteng Dukung Pembukaan Rekening Bansos, Purdiono: Pemberdayaan Ekonomi Jauh Lebih Penting
Jokowi Hadiri Rakorda PSI Kabupaten Bekasi, Alasan Baru Tunjukkan KTA: “Suka-suka Saya Dong!”
Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026
Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!
Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB

SiLPA Anjlok Jadi Rp10 Miliar, Struktur Belanja APBD Perubahan Barito Selatan Dipangkas Rp200 M

Senin, 28 September 2026 - 13:31 WIB

Dugaan Cacat Syarat Pendidikan Gibran Disidangkan di MK, Ini Poin Gugatan Pemohon

Senin, 28 September 2026 - 06:53 WIB

DPRD Kalteng Dukung Pembukaan Rekening Bansos, Purdiono: Pemberdayaan Ekonomi Jauh Lebih Penting

Senin, 28 September 2026 - 06:48 WIB

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Kabupaten Bekasi, Alasan Baru Tunjukkan KTA: “Suka-suka Saya Dong!”

Senin, 28 September 2026 - 04:30 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Minggu, 27 September 2026 - 09:28 WIB

Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!

Minggu, 27 September 2026 - 09:17 WIB

Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi

Sabtu, 26 September 2026 - 09:14 WIB

Setahun Berjuang Lawan Sakit, Guruh Soekarnoputra Mengembuskan Napas Terakhir di RS Siloam

Berita Terbaru