Naas! 2 Santri Tahfiz Miftahul Ulum Asam-Asam Diduga Tenggelam Terseret Ombak di Pantai Borneo Jorong Tala

- Jurnalis

Minggu, 22 Desember 2024 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dari kepolisian dari Satairud Polres Tanah Laut saat melakukan pencarian 2 santri Tahfiz Miftahul Ulum Asam-Asam Trans 400 diduga tenggelam saat berenang di Pantai Borneo Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (22/12/2024). Foto: Relawan Emergensi Tala

Petugas dari kepolisian dari Satairud Polres Tanah Laut saat melakukan pencarian 2 santri Tahfiz Miftahul Ulum Asam-Asam Trans 400 diduga tenggelam saat berenang di Pantai Borneo Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (22/12/2024). Foto: Relawan Emergensi Tala

1TULAH.COM, Pelaihari – Nasib malang dialami 2 orang santri laki-laki Tahfiz Miftahul Ulum Asam-Asam Trans 400 dikabarkan diduga tenggelam terseret ombak di Pantai Borneo Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan, Ahad pagi, 22 Desember 2024.

Kejadian ini diperkirakan pagi hari sekitar pukul 09.00 Wita, di mana cuaca di lokasi sedang hujan gerimis dan ombak cukup tinggi di wilayah perairan Tala.

Kepala Desa Asam Jaya Dwi Wahyu Yuliantoro membenarkan kejadian tersebut dialami oleh kedua santri Tahfiz Miftahul Ulum Asam-Asam Trans 400 Jorong.

Baca Juga :  Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar

“Iya benar, korban tenggelam ada dua orang anak bernama Radit (13) dan Maulana (15),” katanya saat dihubungi 1tulah.com, Ahad pagi.

Menurut Dwi dari informasi yang didapat awalnya semua santri berenang di Pantai Borneo didampingi guru atau ustaz. Namun pada saat itu diduga menginjak lobang besar, naas bagi korban dua anak rombongan santri itu tergulung ombak besar.

Baca Juga :  PWI Murung Raya dan Kejari Bahas Penguatan Kemitraan Penegakan Hukum

“Santri lainnya bisa menyelamatkan diri ke darat, namun dua korban ini hilang tergulung ombak laut dan dilakukan pencarian oleh gurunya tidak dapat,” ujarnya menjelaskan.

Ia bilang, selanjutnya atas kejadian ini sudah menghubungi pihak Kepolisian, Basarnas dan BPBD Tala sudah merapat ke lokasi kejadian.

“Pihak Kepolisian dan Basarnas sudah dihubungi dan BPBD,” pungkasnya.

Penulis: Farida Alriani

Editor: Aprie

Berita Terkait

Pemprov Kalteng Intensifkan Penanganan Karhutla, 10.700 Personel Dikerahkan
Pemprov Kalteng Tekankan Pentingnya Peran Perempuan dalam Penguatan Integritas
HUT TNI ke-81, Polres Murung Raya Perkuat Sinergi Bersama Yonif TP 883
Bupati Barito Utara Shalahuddin Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya H. Nadalsyah
Gubernur Agustiar Sabran Pastikan Kebutuhan Masyarakat Sukamara Terpenuhi di Tengah Kemarau dan Karhutla
Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Bantuan Pangan dan BLT KHBS bagi Warga Pantai Lunci
Polres Barito Utara Berikan Kejutan HUT TNI ke-81, Sinergitas TNI-Polri Makin Erat
PWI Murung Raya dan Kejari Bahas Penguatan Kemitraan Penegakan Hukum

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Pemprov Kalteng Intensifkan Penanganan Karhutla, 10.700 Personel Dikerahkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Pemprov Kalteng Tekankan Pentingnya Peran Perempuan dalam Penguatan Integritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:50 WIB

HUT TNI ke-81, Polres Murung Raya Perkuat Sinergi Bersama Yonif TP 883

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Bupati Barito Utara Shalahuddin Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya H. Nadalsyah

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Pastikan Kebutuhan Masyarakat Sukamara Terpenuhi di Tengah Kemarau dan Karhutla

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Bantuan Pangan dan BLT KHBS bagi Warga Pantai Lunci

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Polres Barito Utara Berikan Kejutan HUT TNI ke-81, Sinergitas TNI-Polri Makin Erat

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:38 WIB

PWI Murung Raya dan Kejari Bahas Penguatan Kemitraan Penegakan Hukum

Berita Terbaru