Pemimpin Afrika Berdatangan ke Bali, Jalin Kemitraan Strategis dengan Indonesia

- Jurnalis

Senin, 2 September 2024 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Zanzibar Hussein Ali Mwinyi (kanan) tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Sabtu (31/8/2024). Hussein Ali Mwinyi tiba untuk menghadiri High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships and Indonesia-Africa Forum II di Nusa Dua, Bali pada 1-3 September. ANTARA FOTO/Media Center IAF II-HLF MSC/Galih Pradipta/YU (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Presiden Zanzibar Hussein Ali Mwinyi (kanan) tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Sabtu (31/8/2024). Hussein Ali Mwinyi tiba untuk menghadiri High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships and Indonesia-Africa Forum II di Nusa Dua, Bali pada 1-3 September. ANTARA FOTO/Media Center IAF II-HLF MSC/Galih Pradipta/YU (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

1TULAH.COM-Indonesia kembali menjadi sorotan dunia. Kali ini, pulau Dewata menjadi tuan rumah bagi sejumlah pemimpin negara-negara Afrika yang hadir untuk menghadiri dua forum tingkat tinggi, yaitu High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) dan Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2.

Acara bergengsi ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 1 hingga 3 September 2024.

Kedatangan para pemimpin negara-negara Afrika ini menandai babak baru dalam hubungan bilateral antara Indonesia dan benua Afrika. Seperti yang disampaikan dalam siaran pers Tim Komunikasi dan Media HLF-MSP dan IAF 2024, pertemuan ini merupakan tonggak penting dalam mempererat kolaborasi internasional.

Fokus Utama Forum:

Kedua forum ini akan membahas berbagai isu global yang mendesak, seperti:

  • Pengembangan ekonomi: Meningkatkan investasi dan perdagangan antara Indonesia dan negara-negara Afrika.
  • Kemitraan strategis: Membangun kerja sama dalam bidang infrastruktur, energi, dan teknologi.
  • Kesehatan global: Menjalin kerjasama dalam menghadapi tantangan kesehatan global, termasuk pandemi COVID-19.
  • Pemberdayaan perempuan: Meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan dan kepemimpinan.
Baca Juga :  Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten

Harapan dan Dampak:

Diharapkan, pertemuan ini akan menghasilkan kesepakatan-kesepakatan konkret yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua belah pihak. Kolaborasi antara Indonesia dan Afrika memiliki potensi besar untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Bali sebagai Tuan Rumah:

Pilihan Bali sebagai tuan rumah forum ini tentu bukan tanpa alasan. Selain keindahan alamnya yang memukau, Bali juga memiliki infrastruktur yang memadai untuk menyelenggarakan acara berskala internasional. Keputusan ini juga menunjukkan komitmen Indonesia untuk menjadi pusat diplomasi dan kerja sama regional.

Baca Juga :  Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti

Bali, Jembatan Kemitraan Global

Pilihan Bali sebagai tuan rumah IAF 2024 semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang aktif dalam kancah diplomasi internasional. Keindahan alam Bali dan keramahan masyarakatnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para delegasi.

Selain itu, Bali juga memiliki infrastruktur yang memadai untuk menyelenggarakan acara berskala internasional. Hal ini menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menjadi tuan rumah berbagai pertemuan penting di masa depan. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis
BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas
Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok
Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan
Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN
Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti
9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:47 WIB

DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:02 WIB

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN

Berita Terbaru