Sama-sama Pernah Pakai Dana Baznas;Anies untuk Kepentingan Warga, Ganjar Kepentingan Parpol

- Jurnalis

Minggu, 1 Januari 2023 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen akrab Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di Rakernas APPSI disorot. (Instagram/@aniesbaswedan)

Momen akrab Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di Rakernas APPSI disorot. (Instagram/@aniesbaswedan)

1TULAH.COM-Penggunaan dana umat yang terkumpul melaui Baznas lagi menjadi sorotan publik. Menyusul terungkapnya bantuan renovasi rumah kader PDIP di Jawa Tengah bersumber dari Baznas.

Namun, sebenarnya penggunaan dana Baznas oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, juga pernah dilakukan oleh Anies Baswedan saat menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Bedanya dana Banzas DKI Jakarta dipergunakan untuk kepentingan warga biasa, berbeda dengan dana Baznas di Jawa Tengah yang dipergunakan untuk kepentingan partai politik.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sedang sangat disorot karena diduga menggunakan dana Baznas untuk membantu renovasi rumah sejumlah kader PDI Perjuangan.

Namun aksi menggunakan dana Baznas seperti itu ternyata tidak hanya pernah dilakukan oleh Ganjar. Sebab rupanya eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga pernah melakukan hal yang sama beberapa waktu lalu.

Yang dimaksud adalah pembangunan Kampung Gembira Gambrong di Jatinegara, Jakarta Timur yang diresmikan oleh Anies pada awal Oktober 2022.

Hal inilah yang disoroti oleh mantan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta, Tatak Ujiyati. Dilihat di akun Twitter-nya, Tatak terlihat mengunggah beberapa foto tangkapan layar unggahan Ganjar dan Anies mengenai penggunaan dana Baznas untuk membantu warga.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Syarat Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Khusus PNS: Persiapkan Diri Anda!

“Sama-sama memakai dana Baznas untuk bangun rumah warga. Mas Ganjar Pranowo membangun untuk kader PDIP, Mas Anies Baswedan membangun untuk warga kebakaran,” ungkap Tatak di Twitter-nya, dikutip pada Minggu (1/1/2023).

“Tapi ada juga perbedaan lainnya yaitu gaya narasi ketika menginformasikannya ke publik. Ada yang nemu dimana perbedaannya?” sambung Tatak.

Mantan Komisaris LRT Jakarta itu terlihat mengunggah tangkapan layar caption Ganjar dan Anies. Tampaknya Tatak menyoroti minimnya sorotan Ganjar terhadap transparansi penggunaan dana Baznas untuk membangun rumah Marwan, Ketua Ranting PDIP di Wonosobo.

Ganjar terlihat lebih menekankan pentingnya gotong royong untuk membantu renovasi rumah Marwan dan 49 kader PDIP lain dalam rangka HUT ke-50 partai.

Ganjar kemudian baru menjelaskan soal realisasi dan pendanaan pembangunan rumah di Jateng. “Ada yang dari APBN, APBD Provinsi, kabupaten, desa, termasuk juga dari Baznas, CSR dan filantropis. Karena kita sadar, APBD Provinsi tidak akan pernah cukup untuk menangani itu semua,” tulis Ganjar.

Sementara di postingan Facebook Anies mengenai peresmian Kampung Gembira Gembrong, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu beberapa kali menunjukkan kontribusi Baznas.

“Alhamdulillah, ikhtiar membangun kembali dilakukan bukan sekadar rencana, tapi dilaksanakankonsisten. Baznas BAZIS DKI Jakarta, Wali Kota Jakarta Timur turun tangan berkoordinasi, dan sekarang bukan saja sudah terbangun 138 rumah, tapi sudah menjadi kampung percontohan untuk Jakarta,” tutur Anies.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Diturunkan ke Gunung Bulusaraung Usai Temuan Serpihan ATR

“Apresiasi kepada Baznas BAZIS DKI Jakarta serta jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur yang telah menyiapkan dukungan, sehingga proses pembangunan bisa dimulai dengan cepat dan sesuai ketentuan,” lanjutnya di beberapa paragraf berikutnya.

Warganet pun turut menyorot tajam perbedaan penggunaan dana Baznas oleh Ganjar dan Anies tersebut. Banyak yang mengkritik Ganjar karena memakai uang rakyat untuk membiayai renovasi rumah kader PDIP.

“Beda banget narasinya. Anies menempatkan @baznasbazis sebagai entity luar pribadinya, sehingga mengapresiasi & berterimakasih. Ganjar tidak, Baznas hanya ditulis dalam daftar penyumbang saja. Tanpa ucapan terimakasih. Seolah yang berjasa membangun rumah kader ki cuma dia dengan pilih kata ‘saya’,” komentar warganet.

“Bedanya dana baznas pak huis d Jateng itu buat rumah keluarga pribadi kader partai dan dikerjakan gotong royong warga, gak mau bayar pekerja., kalo di jakarta dana Baznas dipake bangun rumah hunian warga banyak alias sekampung dibangun dengan tenaga profesional, dan manfaatnya buat seluruh warga…” timpal yang lainnya. (Sumber:suara.com)

 

 

Berita Terkait

DVI Polri Tuntaskan Identifikasi, Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Diserahkan ke Keluarga
KDM Soroti Tragedi Tewasnya Penambang Ilegal di Kabupaten Bogor
Menlu Sugiono Tegaskan Board of Peace Sebagai Jalan Menuju Kemerdekaan Palestina
Waspada Angin Kencang dan Hujan Petir! BMKG: Dampak Monsun Asia Menguat
KPK Bakal Usut Anggota Komisi V DPR Terkait Dugaan Suap Proyek DJKA
KPK Periksa Eks Menpora Dito Ariotedjo Terkait Kasus Kuota Haji
Sejarah Baru! KPop Demon Hunters Raih 2 Nominasi Oscar 2026: Animasi Netflix Terpopuler
Cari Sandal yang Nyaman untuk Lansia? Ini 5 Merk Terbaik Pengganti Crocs
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 04:02 WIB

DVI Polri Tuntaskan Identifikasi, Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Diserahkan ke Keluarga

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:00 WIB

KDM Soroti Tragedi Tewasnya Penambang Ilegal di Kabupaten Bogor

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:43 WIB

Menlu Sugiono Tegaskan Board of Peace Sebagai Jalan Menuju Kemerdekaan Palestina

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:25 WIB

KPK Bakal Usut Anggota Komisi V DPR Terkait Dugaan Suap Proyek DJKA

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:24 WIB

KPK Periksa Eks Menpora Dito Ariotedjo Terkait Kasus Kuota Haji

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:39 WIB

Sejarah Baru! KPop Demon Hunters Raih 2 Nominasi Oscar 2026: Animasi Netflix Terpopuler

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:24 WIB

Cari Sandal yang Nyaman untuk Lansia? Ini 5 Merk Terbaik Pengganti Crocs

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:23 WIB

Bedah Pidato Davos: Mengapa Prabowonomics Jadi Magnet Investasi Global Baru?

Berita Terbaru