Sekuriti Rumah Ferdy Sambo Diperiksa, Apakah Damson akan Blak-blakan Soal Brigadir J Sebagaimana Video yang Beredar?

- Jurnalis

Senin, 31 Oktober 2022 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Damson saat membuat video yang menjelekan Brigadir J (suara.com)

Damson saat membuat video yang menjelekan Brigadir J (suara.com)

1TULAH.COM-Persidangan lanjutan perkara dugaan pembunuhan berencana Brigadir J mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi dengan terdakwa Bharada E, Senin (31/10/2022).

Dalam persidangan ini ada dua kesaksian yang ditunggu, yakni dari Susi, asisten rumah tangga (ART) dan Damson, sekuriti rumah Ferdy Sambo.

Beberapa waktu lalu, Damianus Laba Kobam alias Damson sempat membuat video yang berhubungan dengan sosok Brigadir J. Dalam video yang beredar luas, Damson menjelekkan Brigadir J.

Bahkan, ia juga membeberkan perilaku Brigadir J yang disebutkannya tidak sebaik sebagaimana banyak dilihat banyak orang. Lantas apakah dalam kesaksiannya ini, Damson akan Blak-blakan Soal Brigadir J Sebagaimana Video yang Beredar?

Sidang hari ini merupakan sidang untuk terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E. Sidang yang akan dilaksanakan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan itu bakal menghadirkan 12 orang saksi.

Dua belas saksi yang akan didatangkan adalah ART, sekuriti, ajudan, hingga sopir Ferdy Sambo.

Di antara saksi-saksi itu, ada nama yang cukup mencolok yakni Damianus Laba Kobam alias Damson yang merupakan sekuriti rumah Ferdy Sambo yang pernah membuat video untuk menjelekkan Brigadir J.

Baca Juga :  Heriyus: Pencegahan Karhutla Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Pada video yang beredar di media sosial, Damson sempat mengaku bahwa dirinya yang juga tinggal di Rumah Saguling cukup dekat dengan mendiang Brigadir J.

Damson kemudian menceritakan kelakukan Brigadir J saat Ferdy Sambo pergi dinas ke luar kota.

“Saya ini salah satu sekuriti di rumah bapak Irjen Pol Ferdy Sambo, saya bekerja dengan beliau sudah tiga tahun dengan bapak dan ibu dan yang saya tahu bapak dan ibu orang yag luar biasa biak,” ujar Damson.

“Di sini juga saya perkenalkan teman terbaik saya Brigadir Yosua, walaupun saya baru kenal dia tiga tahun tapi saya dekat sekali dengan beliau jadi saya tahu sisi baik dan buruknya beliau saya tahu,” imbuhnya.

Meski mengaku dekat, Damson kemudian membeberkan kebiasaan Brigadir J saat Ferdy Sambo dinas ke luar kota.

Menurut Damson, perilaku Brigadir J yang disebut-sebut baik dan kalem tidak seperti aslinya.

“Terus satu lagi, ada berita di luar sana yang kalian puji Yosua kayanya dia ini baik dia ini anaknya kalem anaknya tenang ternyata itu dugaan teman-teman itu salah,” kata Damson.

Baca Juga :  HUT TNI ke-81, Polres Murung Raya Perkuat Sinergi Bersama Yonif TP 883

Menurut Damson, saat Ferdy Sambo pergi ke luar kota dan Putri Candrawathi beserta anak-anak sudah tidur, Brigadir J sering kali memesan table di sebuah klub malam.

“Kalau bapak dinas ke laur kota atau kita tunggu ibu sama anak-anak sudah tidur, dia [Brigadir J] baru mulai sudah telfon orang di Brexit salah satu klub di Kemang,” beber Damson.

“Habis itu dia suruh kita mandi, ikut saja sampai di sana sudah ada cewek stay di situ jadi tinggal bergabung jadi kita datang, minuman itu martel, table sudah disediakan tinggal check in, inisal itu namanya [perempuan] FI Fi Ta bahkan dekat selalu dengan Brigadir J,” imbuhnya.

Selain membicarakan Brigadir J, Damson juga menyangkal bahwa di hari kematian Brigadir J dia terlihat sedang memberihkan atau menyirami rumah.

“Jadi tugas saya di saguling jadi keamanan juga siram tanaman, kasih makan ikan, bersih-bersih kolam terus siram halaman lah,” ujar Damson.

“Jadi saya dapat informasi saya kasih mandi rumah, berarti bapak punya sumber ini kurang top,” tambahnya.(Sumber: suara.com)

 

 

Berita Terkait

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Berita Terbaru