Pemkab Bartim Dukung Program Sawit Rakyat, Ampera: Sumber Dananya Ditopang DTU

- Jurnalis

Jumat, 23 September 2022 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bartim Ampera AY Mebas. 
Foto :1tulah.com/zakirin

Bupati Bartim Ampera AY Mebas. Foto :1tulah.com/zakirin

1tulah.com,TAMIANG LAYANG-Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) mensinergikan kebijakan fiskal antara APBD dan APBN untuk menekan inflasi di daerah, Kamis (22/09/2022).

Bupati Bartim Ampera Ay Mebas menyampaikan, pihaknya dalam APBD memprogramkan sawit masyarakat, dan APBN sudah menyediakan sebanyak dua persen dari dana transfer umum (DTU) untuk penangananan dampak inflasi.

“Program sawit masyarakat seperti pembukaan lahan dan pemberian bibit dan sarana dan prasarana pendukungnya, agar masyarakat bisa mengembangkan sawit yang bermanfaat dan mampu mensejahterakan masyarakat,” tuturnya

Ditambahkannya, program sawit masyarakat ini program jangka panjang, program jangka pendeknya ditopang dari dua persen DTU dengan program bantuan sosial kepada ojek, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan nelayan, kemudian penciptaan lapangan kerja serta pemberian subsidi sektor transportasi angkutan umum di daerah.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Baterai EV dan 11 Proyek Industri di Maluku Utara

“Untuk program sawit masyarakat ini sudah dianggarkan melalui APBD Perubahan dan akan segera dilaksanakan pembukaan lahan dengan kisaran hingga 1.000 hektare,” papar Bupati

Dijelaskannya lagi, Pemkab Bartim akan membelanjakan perlindungan sosial pada Oktober – Desember 2022 yang dananya bersumber dari DTU.

Baca Juga :  Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar

“Kita akan subsidi transportasinya untuk menekan biaya produksi dalam mengelola hasil panen petani agar tidak terjadi lonjakan harga beras local,” beber Bupati.

Demikian pula dengan UMKM binaan, jelas Buapti, bantuan subsidi yang diberikan kepada UMKM dengan tujuan para pelaku UMKM bisa tetap berusaha dengan kondisi saat ini.

“Untuk aksi bulan Oktober itu, kita akan merapatkan secara teknis untuk pengambilan kebijakan yang dilaksanakan dalam waktu jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang dalam menekan inflasi,” pungkasnya. (zek)

Berita Terkait

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan
Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima
Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami
Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan

Berita Terbaru