Dalam Seminggu Ini Rating Prabowo Turun, Diakui Efek Beredarnya Baliho Bersama Jokowi

- Jurnalis

Kamis, 22 September 2022 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto

1TULAH.COM-Citra atau imej positif yang berupaya dibangun Partai Gerindra tentang sosok Prabowo Subianto mulai turun, khususnya dalam seminggu ini.

Di mana beredar baliho yang memuat foto Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, berjabat tangan seolah sambil menunduk kepada Joko Widodo.

Baliho yang terpasang di sejumlah basis perolehan suara terbesar Prabowo pada Pemilu 2019 lalu ini, dianggap oleh petinggi Partai Gerindra sebagai upaya penjegalan Prabowo sebagai Pilpres pada Pemilu 2024.

Sayangnya, Partai Gerindra memilih tidak mengungkap siapa pelaku di balik upaya penjegalan terhadap Prabowo Subianto lewat pemasangan baliho di sejumlah daerah.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pihaknya enggan melempar spekulasi di ranah publik dengan mengungkap siapa pelaku yang diduga terlibat.

“Tetapi kami lebih banyak tidak mau berspekulasi di ranah publik. Kami akan serahkan ke jalur hukum karena proses-proses atau upaya-upaya yang dilakukan ini berlaku atau berlangsung secara sistematis,” tutur Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (21/9/2022).

Termutakhir, Gerindra sudah melakukan penanganan untuk meminimalisir efek dari upaya penjegalan dengan menurunkan baliho-baliho terkait lewat kader-kader di daerah.

Baca Juga :  Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima

“Dan lalu kemudian kami sudah minta kepada daerah-daerah yang secara masif dipasang untuk melakukan koordinasi atau membuat laporan ke Polda masing-masing,” kata Dasco.

Kantongi Nama Pelaku

Partai Gerindra mengaku sudah mengantongi siapa pelaku yang melakukan upaya penjegalan terhadap Prabowo Subianto melalui pemasangan baliho.

Seperti diketahui, Prabowo mendapat penjegalan yang membuat rating Ketua Umum Gerindra itu turun gegara baliho. Adapun baliho itu dipasang di sejumlah daerah.

“Oh kita tahu. Kita sudah tahu (pelaku),” kata Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Meski sudah mengetahui, Dasco tidak merinci saat ditanya apakah pelaku penjegalan dari unsur partai atau non partai. Dasco hanya memastikan bahwa upaya penjegalan dilakukan masif dan tentunya membutuhkan banyak tangan untuk mengorganisir.

“Karena kan kalau secara masif, dia itukan mengorganisir orang banyak, dananya juga banyak. Ya kita tahu. Tapi ya sudahlah,” kata Dasco.

Isi Baliho Bikin Rating Melorot

Partai Gerindra mengungkapkan bahwa ketua umum mereka, yang didukung maju sebagai calon presiden 2024, Prabowo Subianto mendapatkan penjegalan di sejumlah daerah. Penjegalan itu dilakukan secara masif melalui baliho.

Baca Juga :  Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Dasco mengatakan baliho-baliho itu sengaja dipasang dengan tujuan membuat penilaian publik terhadap Prabowo di daerah menjadi merosot. Adapun menyoal penjegalan Prabowo disampaikan Dasco saat menanggapi pertanyaan ihwal isu penjegalan Anies Baswedan.

“Kalau soal penjegalan itu bukan cuma yang disampaikan di media. Pak Prabowo juga mau dijegal. Itu sekarang baliho di seluruh daerah masif, tapi balihonya membuat rating Pak Prabowo turun kok itu. Banyak,” kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Gerindra memang tidak gembar-gembor ihwal tersebut. Dasco mengatakan bahwa Gerindra langsung turun tangan ke daerah guna menangani upaya penjegalan.

“Cuma kan kalau kita, itu langsung bergerak saja di lapangan. Kita kemudian lapor yang berwajib. Baliho-balihonya kita turunin, kan gitu. Karena bukan kita yang pasang, kan gitu,” kata Dasco.

Dasco mengatakan upaya penjegalan lewat baliho itu banyak dilakukan di daerah yang tingkat keterpilihan terhadap Prabowo tinggi. Seperti di Sumatra Barat, Aceh, Kalimantan Selatan dan Madura.

“Itu masif,” kata Dasco.

Walau begitu Dasco tidak mendetailkan apa isi di baliho yang sampai membuat rating Prabowo turun. (Sumber: suara.com)

 

Berita Terkait

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru
Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron
Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Berita Terbaru