Makna 7K Instruksi AHY bagi Seluruh Kader Demokrat

- Jurnalis

Jumat, 16 September 2022 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menutup Rapimnas, Kamis (14/9/2022)

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menutup Rapimnas, Kamis (14/9/2022)

1TULAH.COM-Pengunaan huruf K lazim dalam digunakan dalam menentukan harga barang dengan tiga digit nol (000), seperti 3K untuk Rp 3000,- atau 5 K untuk Rp5000,-

Saat penutupan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat, penggunaan huruf K justru menjadi inti pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Huruf K yang dimaksud adalah instruksi 7 K bagi seluruh kader Partai Demokrat. Apa maknanya?

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menutup Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) partainya dengan memberikan instruksi kepada kader. Instruksi yang dimaksud ialah 7K.

K yang pertama ialah kepemimpinan. AHY meminta kepada seluruh kader untuk menjalankan kepemimpinan dan manajemen yang efektif. Ia mau para kader Demokrat menjadi pemimpin yang memiliki integritas serta mampu menggerakan seluruh sumber daya yang dimiliki partai.

“Baik strukturnya, anggota legislatif, maupun jaringan yamg lain,” kata AHY saat berpidato di Rapimnas Demokrat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (15/9/2022).

Baca Juga :  Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

K yang kedua ialah kerja keras. AHY meminta para kader untuk bisa bekerja keras. Meskipun harus mengorbankan waktu tidur, waktu berkumpul dengan keluarga, namun AHY meyakini kerja keras itu akan menghasilkan kesuksesan.

Kemudian K yang ketiga ialah keberanian. AHY mau para kader bisa berani menyuarakan perubahan serta perbaikan.

“Kita berani mengkritik sesuatu memang yang perlu diperbaiki, maka sesungguhnya kita telah jalankan amanat konstitusi, menjalankan peran kita sebagai partai oposisi dengan check and balance yang kritisis tetapi konstruktif,” jelasnya.

“Jadi harus kritis, jangan pernah takut menghadapi siapapun yang ingin menghentikan langkah kita, yang ingin menghancurkan partai kita. Sepakat semua?,” sambungnya.

Lalu, K yang keempat ialah kecepatan. Menurutnya, kader Demokrat harus memiliki daya gerak manuver yang cepat. Apabila calon legislatif dari partai politik lain memiliki ikhtiar, maka kader Demokrat tidak boleh kalah cepat.

“Lakukan dari sekarang, mulai dari hari ini sampai 14 Feb 2024. Waktunya 516 hari lagi. Jangan sia-siakan waktu sedikitpun, karena kita memang harus ambil inisiatif di depan,” pintanya.

Baca Juga :  Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen

Lebih lanjut, K yang kelima ialah ketegasan. Maksud dari ketegasan ialah menjalankan kepimpinan yang efektif.

AHY mau kalau organisasi Demokrat semakin profesional. “Kita tetap memiliki karakter dan jati diri. Tetapi kita juga harus meyakinkan bahwa dalam pengambilan keputusan kita juga tunjukan ketegasan kita dan pada akhirnya ketegasan ditunjukan dalam membangun narasi,” terangnya.

AHY kemudian menyampaikan K yang keenam yakni kesetiaan. AHY meminta apabila kader Demokrat setia pada tujuan serta visi dan misi partai.

“Kita partai nasionalis-religius, menguatamakan rakyat. Oleh karena itu setia pada perjuangan kita, setia pada kepemimpinan yang sah dan kita jaga itu,” ungkapnya.

K yang terakhir ialah kekompakan. AHY mau kalau kader Demokrat harus membangun kekompakan serta soliditas. “Jangan berkompetisi di antara kita sendiri. Kita harus kuat, harus solid, kompetisi kita ke luar.” (sumber: suara.com)

 

Berita Terkait

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Berita Terbaru