Hendak Bepergian dengan Pesawat, Warga Buntok Bayar Joki Vaksin Gantikan Anak dan Istrinya

- Jurnalis

Selasa, 23 Agustus 2022 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua emak-emak, joki vaksin saat masih berada di Kelurahan Buntok Kota sebelum dibawa pihak polisi. 
Foto. Alifansyah/1tulah.com

Dua emak-emak, joki vaksin saat masih berada di Kelurahan Buntok Kota sebelum dibawa pihak polisi. Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com,BUNTOKWarga Buntok berinisial HU ini, rela membayar dua orang emak-emak sebagai joki vaksin, untuk menggantikan anak dan istrinya yang hendak bepergian dengan pesawat.

Sayangnya, dua emak-emak yang dibayar Rp250 ribu oleh HU ini, keburu ketahuan. Dua joki vaksin berinisial KR (49) warga Jalan Soetomo, dan NG (23) warga Kamper Jelapat, diamankan polisi saat tertangkap tangan menjadi joki vaksin covid-19 atas nama orang lain pada vaksinasi di Aula Kantor Kelurahan Buntok Kota, Selasa (23/8/2022).

Baca Juga :  Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak

Berdasarkan pengakuan dari Kedua perempuan yang tertangkap tangan menjadi joki vaksin itu, mereka mengaku diperintah oleh seseorang berinisial HU untuk menggantikan istri dan anaknya menjalani vaksinasi covid-19.

Kedua pelaku mengaku mendapat bayaran masing-masing Rp250 ribu untuk menggantikan istri dan anak HU untuk disuntik vaksin covid-19 yang akan melakukan perjalan udara.

Baca Juga :  Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Dari kedua emak-emak itu diamankan barang bukti berupa dua lembar kartu vaksin atas nama SW dan KP yang merupakan istri dan anak HU.

Saat ini kedua pelaku joki vaksin tersebut diserahkan ke Satreskrim Polres Barsel guna proses lebih lanjut.

Sementara Lurah Buntok Kota, Ardi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut, “Benar, kedua emak-emak itu langsung di bawa ke kantor polisi,” ujar Ardi. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru