Serentak, Pasar Murah Berkah di 3 Kabupaten, Sediakan 2 Ribu Lebih Bahan Kebutuhan Pokok

- Jurnalis

Selasa, 29 Maret 2022 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI, H. Agustiar Sabran

Anggota DPR RI, H. Agustiar Sabran

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Kegiatan Pasar Murah Berkah yang dilaksanakan serentak di Kota Palangka Raya, Sampit dan Kapuas mendapat sambutan antusias dari masyarakat, Selasa (29/03/2022).

Sebanyak 2 ribu lebih bahan kebutuhan masyarakat dibagikan langsung oleh Anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, bekerjasama dengan PW NU Kalteng, DPD Kadin Kalteng, HIPMI Kalteng, GP Ansor, KNPI Kalteng dan BKPRMI.

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di tiga tempat, yaitu Kota Palangka Raya, Sampit, dan Kapuas. Pada kesempatan itu Anggota DPR RI, H. Agustiar Sabran yang juga kader PDI Perjuangan mengatakan, Pasar Murah Berkah dilaksanakan dalam rangka membantu masyarakat mendapatkan keterpenuhan bahan pokoknya.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Salurkan 74.450 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

“Penyelenggaraan Pasar Murah Berkah ini diselenggarakan sebagai wujud kebersamaan dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat kita di tengah kondisi saat ini,” kata H. Agustiar Sabran saat meninjaul Pasar Murah Berkah di Betang Hapakat, Jalan RTA. Milono Palangka Raya.

Dikatannya, semua ini tentunya sebagai bentuk kepedulian pihaknya terhadap masyarakat dalam memenuhi ketersediaan bahan pokoknya.

Harga bahan kebutuhan pokok yang dijual pada pasar murah ini pun jauh lebih hemat daripada di pasar maupun pusat perbelanjaan modern. Harga minyak goreng di Pasar Murah Berkah dijual dengan harga Rp15 ribu perliter. Kemudian beras Rp7 ribu perkg, dan gula Rp10 ribu per kg.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Percepat Penanganan RTLH melalui Sinergi dan Standar Teknis

“Harapan kita pasar murah Berkah ini dapat memberikan keringanan harga bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mereka. Inisiasi pasar murah Berkah ini merupakan langkah konstruktif kepedulian bagi masyarakat kita dalam kondisi saat ini, ” kata Sigit Wido selaku koordinator pasar murah Berkah.(Ingkit)

Berita Terkait

Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng
Karhutla Meluas Hingga Lintas Negara, Komnas HAM Tuding Pembiaran dan Lemahnya Tata Kelola Gambut
Keracunan Massal MBG Tembus 2.000 Korban di 4 Provinsi, Media Asing Soroti Pengawasan Dapur Penyedia
Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi
Bantu Warga Hadapi Kekeringan, Pemprov Kalteng Salurkan 158.800 Liter Air Bersih
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 18:05 WIB

Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng

Jumat, 4 September 2026 - 10:30 WIB

Keracunan Massal MBG Tembus 2.000 Korban di 4 Provinsi, Media Asing Soroti Pengawasan Dapur Penyedia

Jumat, 4 September 2026 - 07:40 WIB

Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi

Kamis, 3 September 2026 - 20:05 WIB

Bantu Warga Hadapi Kekeringan, Pemprov Kalteng Salurkan 158.800 Liter Air Bersih

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:35 WIB

Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak

Berita Terbaru