Anggota DPR Effendi Simbolon: Jenderal Andika Bakal Jadi Panglima TNI

- Jurnalis

Jumat, 3 September 2021 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenderal Andika Perkasa

Jenderal Andika Perkasa

1tulah.com, JAKARTA – Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon menyebut, Kepala staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa akan menjadi Panglima TNI mengganti Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa pensiun.

“Insha Allah….semua akan terjadi dalam waktu dekat. Letnan Jenderal Dudung Abdurachman menjadi KSAD dan Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI,” kata Effendi dalam pesan singkat, Jumat (3/9//2021) di Jakarta.

Pangkostrad Letnan Jenderal Dudung Abdurachman, ujar Effendi, akan menjadi KASAD menggani Jenderal Andika.

Letnan Jenderal Dudung Abdurachman

Dukungan kepada Jenderal Andika menjadi Panglima TNI juga datang dari petinggi Partai Demokrat yang duduk di Komisi I DPR, Syarief Hasan.

Menurutnya, Jenderal Andika paling menonjol potensinya di antara kepala staf lainnya.

“Tentunya ini kan hak prerogatif Presiden siapa yang akan diajukan ke Komisi I untuk menjalani fit and proper test. Kita serahkan kepada Presiden. Mudah-mudahan yang terbaiklah yang diajukan Bapak Presiden,” kata Syarief di kompleks gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/9/2021).

Andika Perkasa lahir di Bandung, Jawa Barat, 21 Desember 1964 adalah lulusan Akademi Militer pada 1987.

Sebelum menjadi KSAD, dia pernah menjadi Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Baca Juga :  Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda

Dia mengawali kariernya sebagai perwira pertama infanteri di jajaran korps baret merah (Kopassus) Grup 2/Para Komando dan Satuan-81 /Penanggulangan Teror (Gultor) Kopassus selama 12 tahun.

Setelah penugasan di Departemen Pertahanan dan Keamanan (Dephankam) dan Mabes TNI-AD, ia kembali bertugas di Kopassus sebagai Komandan Batalyon 32/Apta Sandhi Prayuda Utama, Grup 3/Sandhi Yudha.

Untuk urusan pendidikan, Andika masuk Akademi Militer angkatan 1987. Ia juga mengikuti sejumlah pendidikan militer seperti Sesarcab Infanteri; Pendidikan Komando; Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat(Seskoad), Sesko TNI serta Lemhannas RI.

Selain itu, ia juga pernah kuliah di beberapa kampus di Amerika Serikat. Pada 2003-2011, Andika menempuh pendidikan di National War College dan Norwich University. Ia juga mengambil gelar master di Harvard University kemudian mengambil gelar doktor di George Washington University.

Kariernya dimulai sebagai komandan peleton hingga berangsur-angsur naik menjadi Dansub Tim 2 Detasemen 81 Kopassus (1991), kemudian Den 81 Kopassus (1995), Danden-621 Yon 52 Grup 2 Kopassus (1997), Pama Kopassus (1998), dan Pamen Kopassus (1998).

Pada 2002, Andika diangkat menjadi Danyon 32 Grup 3/Sandha Kopassus. Hanya bertugas dalam waktu singkat, ia kemudian dimutasi menjadi Kepala Seksi Korem 051/WKT Dam Jaya.

Baca Juga :  Siswi SMK di Bandung Barat Tewas Diduga Karena Perundungan, KPAI: PPKSP Lakukan Investigasi!

Belum genap setahun, Andika dimutasi dan menjabat sebagai Pabandya A-33 Direktorat A Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Pada 8 November 2013, Andika diangkat menjadi Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat dan pangkatnya dinaikkan menjadi Brigadir Jenderal.

Kariernya terbilang moncer saat ditunjuk sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dua hari setelah Presiden Jokowi dan Wakil Presiden saat itu, Jusuf Kalla, dilantik. Pangkatnya pun kembali naik menjadi Mayor Jenderal.

Pada 2016, Andika diangkat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII Tanjungpura. Jabatan itu diemban kurang lebih selama dua tahun.

Pada 2018, dia diangkat sebagai Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad). Pangkatnya kembali naik menjadi Letnan Jenderal.

Tak butuh waktu lama, Andika dipercaya menjabat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Saat itu, ia terpilih untuk menggantikan Letjen Eddy Rahmayadi yang mundur untuk maju pada Pilgub Sumatera Utara.

Nasib baik kembali menghampiri Andika pada November 2018, saat dia diangkat menjadi KSAD menggantikan Jenderal TNI Mulyono. *

Sumber: Detik.com dan Kumparan.com

 

Berita Terkait

Mendagri Siapkan Aturan Sanksi Bagi ASN yang Terlibat Judi Online
Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik
Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza
Ketahui Tugas Satgas Pemberantasan Judi Online
Sandiaga Uno Klaim Idul Adha Berikan Kontribusi Rp200 Triliun Bagi Perekonomian
DPR Gelar Rapat Bersama Menlu Bahas 5 RUU Kerjasama Pertahanan
Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda
Berembus Kabar Sejumlah Pj Kepala Daerah Hendak Ikutan Pilkada, Mendagri Tito: Bawaslu Tolong Diawasi!

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:38 WIB

Mendagri Siapkan Aturan Sanksi Bagi ASN yang Terlibat Judi Online

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:35 WIB

Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:33 WIB

Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:30 WIB

Ketahui Tugas Satgas Pemberantasan Judi Online

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:20 WIB

Sandiaga Uno Klaim Idul Adha Berikan Kontribusi Rp200 Triliun Bagi Perekonomian

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:18 WIB

DPR Gelar Rapat Bersama Menlu Bahas 5 RUU Kerjasama Pertahanan

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:18 WIB

Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:07 WIB

Berembus Kabar Sejumlah Pj Kepala Daerah Hendak Ikutan Pilkada, Mendagri Tito: Bawaslu Tolong Diawasi!

Berita Terbaru

apa itu khodam? (freepik)

Lifestyle

Tengah Viral di TikTok, Apasih Khodam Itu?

Rabu, 19 Jun 2024 - 19:13 WIB

ILustrasi harga BBM jenis pertamax naik dampak dari harga minyak dunia naik.Foto suara.com

Nasional

Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik

Rabu, 19 Jun 2024 - 18:35 WIB

Ilustrasi Perang di Israel (foto: Antara)

Nasional

Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza

Rabu, 19 Jun 2024 - 18:33 WIB

Ilustrasi judi online. [Dok. Istimewa/suara.com]

Nasional

Ketahui Tugas Satgas Pemberantasan Judi Online

Rabu, 19 Jun 2024 - 18:30 WIB