Jaksa Gadungan Diduga Peras Orang Berperkara Ditangkap, KPK Beri Apresiasi Kejaksaan Agung

- Jurnalis

Kamis, 26 Agustus 2021 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, SEMARANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)) mengapresiasi Tim Khusus Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung menangkap jaksa gadunga, Rully Nuryawan di salah satu hotel di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/8/2021).

 

Hal itu ditegaskan Plt. Juru Bicara KPK, Ali Fikri dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/8/2021) di Jakarta.

 

Berdasarkan informasi, ditemukan uang Rp300 juta di dalam mobil milik jaksa gadungan itu. Uang itu disebut-sebut berasal dari Heri Sukamto, Direktur PT Duta Mas Indah (DMI) Cabang DI Yogyakarta.

 

Heri disebut-sebut sedang berperkara di KPK, karena dia pernah dipanggil oleh penyidik sebagai saksi dalam kasus korupsi proyek pembangunan Stadion Mandala Krida Yogyakarta.

 

Ali Fikri mengingatkan kepada pihak-pihak siapapun itu, yang tengah berperkara di KPK agar waspada dengan penipuan mengatasnamakan KPK atau institusi penegak hukum lainnya.

 

Kemudian, kata Ali, pihak- pihak yang sedang berperkara di KPK agar menaati proses hukum sesuai azas dan prosedurnya.

Baca Juga :  Jadwal PSU dan Hitungan Ulang Suara Ditetapkan KPU, Ini Daftarnya

 

“Jangan coba kasak-kusuk ataupun berupaya melakukan hal-hal yang bertentangan dan melawan hukum,” ungkap Ali.

 

Ali menegaskan, lembaganya berkomitmen menjalankan tugas pemberantasan korupsi secara profesional dan menjunjung tinggi azas keadilan.

 

“Apabila mengalami peristiwa seperti ini, segera lapor ke KPK melalui call center 198 atau kepada aparat penegak hukum setempat,” katanya.

 

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard E. Simanjuntak menjelaskan, penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat.

 

Pelaku diduga telah menerima uang dengan nilai fantastis. Termasuk menerima uang dalam penyelesaian perkara di KPK.

 

“Pengaduan masyarakat yang melaporkan Rully karena telah menipu berkait pengurusan proyek pengadaan IT di Bank Jawa Barat sebesar Rp40 miliar,” ujar Leo.

 

Dalam perkara tersebut, Rully menerima uang Rp1,9 miliar. Uang tersebut diminta Rully dengan janji akan memberi proyek IT di BJB.

Baca Juga :  Isi Kekosongan Jabatan, Pj Bupati Barsel Lantik 6 Kepala Dinas Baru

Setelah uang diberikan dan dicek di Kejagung RI, ternyata nama Rully tidak tercatat sebagai jaksa di Kejagung.

“Yang bersangkutan juga menerima uang Rp300 juta dari seseorang yang belum diketahui namanya untuk penyelesaian perkara di Komisi Pemberantasan Korupsi,” kata Leo.

Tim Intelijen Kejaksaan Agung bergerak cepat melakukan pelacakan keberadaan Rully.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan identitas palsu yaitu kartu pengenal jaksa pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, kartu anggota Polda Metro Jaya, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), 2 (dua) unit handphone, dompet, dan uang tunai lebih Rp300 juta.

Setelah diamankan, Rully dibawa ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, untuk dilakukan pendalaman dan pengembangan yang selanjutnya akan diserahkan ke Kepolisian Daerah Jawa Barat. *

Sumber: Suara.com

Berita Terkait

Mendagri Siapkan Aturan Sanksi Bagi ASN yang Terlibat Judi Online
Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik
Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza
Ketahui Tugas Satgas Pemberantasan Judi Online
Sandiaga Uno Klaim Idul Adha Berikan Kontribusi Rp200 Triliun Bagi Perekonomian
DPR Gelar Rapat Bersama Menlu Bahas 5 RUU Kerjasama Pertahanan
Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda
Berembus Kabar Sejumlah Pj Kepala Daerah Hendak Ikutan Pilkada, Mendagri Tito: Bawaslu Tolong Diawasi!

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:38 WIB

Mendagri Siapkan Aturan Sanksi Bagi ASN yang Terlibat Judi Online

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:35 WIB

Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:33 WIB

Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:20 WIB

Sandiaga Uno Klaim Idul Adha Berikan Kontribusi Rp200 Triliun Bagi Perekonomian

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:18 WIB

DPR Gelar Rapat Bersama Menlu Bahas 5 RUU Kerjasama Pertahanan

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:18 WIB

Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:07 WIB

Berembus Kabar Sejumlah Pj Kepala Daerah Hendak Ikutan Pilkada, Mendagri Tito: Bawaslu Tolong Diawasi!

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:07 WIB

Pejabat Kepala Daerah Wajib Mundur Jika Ingin Maju Pilkada 2024

Berita Terbaru

apa itu khodam? (freepik)

Lifestyle

Tengah Viral di TikTok, Apasih Khodam Itu?

Rabu, 19 Jun 2024 - 19:13 WIB

ILustrasi harga BBM jenis pertamax naik dampak dari harga minyak dunia naik.Foto suara.com

Nasional

Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik

Rabu, 19 Jun 2024 - 18:35 WIB

Ilustrasi Perang di Israel (foto: Antara)

Nasional

Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza

Rabu, 19 Jun 2024 - 18:33 WIB