Terjangan Banjir, 50 Rumah Warga di Desa Rahaden Terendam

- Jurnalis

Jumat, 21 Mei 2021 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beginilah kondisi di Desa Rahaden saat terkena terjangan banjir. Foto.Ist.

Beginilah kondisi di Desa Rahaden saat terkena terjangan banjir. Foto.Ist.

1tulah.com, MUARA TEWEH– Meskipun terjangan banjir sudah menyurut di sebagian desa dilamam Sungai Lahei, namun di Desa Rahaden, ketinggian air terus bertambah. Pemerintah daerah (pemdes) setempat melaporkan, 50 an lebih rumah warga terendam. Banjir ini dikarenakan debit air Sungai Lahei meninggi, lantaran hujan lebat dua hari kemarin.

Kepala Desa Rahaden, Hardiano dikonfirmasi 1tulah.com, Jumat(21/5/2021) membenarkan puluhan rumah warga desa terendam. Malah katanya, debit air masih terus meninggi. Ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Apresiasi RTH Palangka Raya: Jadi Ruang Bermain Anak yang Aman

“Kalau di desa wilayah atas memang sudah terjadi penurunan air, akan tetapi desa kami berada paling bawah jadi tumpukan terjangan air. Rumah-rumah warga di bantaran sungai semua teremdam,” kata Hardiano, melalui sambungan percakapan whatapps.

Dikatakannya, ada sebanyak 50 warga masih terendam sampai saat ini. Meski begitu, Terjangan banjir inipun sudah mengganggu aktifitas warga. “Kalau fasilityas umum seperti sekolah, mushola dan pupstu tidak terendam, tetapi rumah warga kebanyakan terkena terjangan banjir,” ungkapnya.

Baca Juga :  SAKIP 2025, Pemkab Murung Raya Kembali Catat Prestasi Positif

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, Hujan yang mengguyuri Kabupaten Barito Utara(Barut) membuat sejumlah sungai meluap, salah satunya Sungai Lahei. Luapan sungai sejak, Selasa(18/5/2021) membuat ratusan rumah penduduk dan fasilitas umum terendam.

Data di peroleh 1tulah.com, sebanyak 6 desa terkena terjangan banjir. Desa Haragandang, Karendan, Muara Pari, Inu, Rahaden, dan Desa Bengahon. Seringnya sejumlah Sungai meluap diduga, kawasan hutan di Lahei gundul akibat penebangan illegal logging. (eni)

 

Berita Terkait

Beli Motor Bekas Tarikan Leasing, Apakah Aman? Simak Panduan Lengkap dan Legalitasnya
DPRD Kalteng Apresiasi RTH Palangka Raya: Jadi Ruang Bermain Anak yang Aman
Kenaikan Harga Cabai di Kalteng: DPRD Khawatirkan Beban Ekonomi Warga Kurang Mampu
Polisi Tangkap Tersangka Dugaan Pemalsuan Status Perkawinan dalam Akta Autentik
Marhaban ya Ramadhan! Inilah 35 Ucapan Selamat Puasa Terbaik untuk Tahun 2026
BPJS PBI-JK Anda Nonaktif? Kini Masyarakat Bisa Melapor Lewat YLKI dan Kemensos
DPRD Barito Selatan Dorong Pemkab Tingkatkan Kompetensi SDM Kesehatan Secara Berkelanjutan
Pukat UGM Tagih Janji Pemerintah: RUU Perampasan Aset Butuh Aksi Nyata, Bukan Lisan!

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 05:39 WIB

Beli Motor Bekas Tarikan Leasing, Apakah Aman? Simak Panduan Lengkap dan Legalitasnya

Minggu, 15 Februari 2026 - 05:32 WIB

DPRD Kalteng Apresiasi RTH Palangka Raya: Jadi Ruang Bermain Anak yang Aman

Minggu, 15 Februari 2026 - 05:27 WIB

Kenaikan Harga Cabai di Kalteng: DPRD Khawatirkan Beban Ekonomi Warga Kurang Mampu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:34 WIB

Polisi Tangkap Tersangka Dugaan Pemalsuan Status Perkawinan dalam Akta Autentik

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:47 WIB

Marhaban ya Ramadhan! Inilah 35 Ucapan Selamat Puasa Terbaik untuk Tahun 2026

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:28 WIB

BPJS PBI-JK Anda Nonaktif? Kini Masyarakat Bisa Melapor Lewat YLKI dan Kemensos

Sabtu, 14 Februari 2026 - 04:05 WIB

DPRD Barito Selatan Dorong Pemkab Tingkatkan Kompetensi SDM Kesehatan Secara Berkelanjutan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 03:46 WIB

Pukat UGM Tagih Janji Pemerintah: RUU Perampasan Aset Butuh Aksi Nyata, Bukan Lisan!

Berita Terbaru

Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani. (ANTARA/HO-PP PBSI)

Olahraga

Putri KW Jadi Andalan Indonesia di All England 2026

Sabtu, 14 Feb 2026 - 21:36 WIB