Banjir Terjang Desa Batu Bua dan Tumbang Bauh

- Jurnalis

Rabu, 19 Mei 2021 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desa batu Bua dan sekitarnya kena terjangan banjir parah.

Desa batu Bua dan sekitarnya kena terjangan banjir parah.

1tulah.com, PURUK CAHU – Banjir kembali melanda Desa Batu Bua I dan II, Kecamatan Laung Tuhup sekitar pukul 06.00 wib, Rabu (19/05/2021). Penyebab Intensitas hujan yang cukup lebat pada pukul 23:00 wib (pukul 11 Malam) sampai pukul 10:56 wib dan berlangsung cukup lebat.

Informasi dihimpun dari BPBD Murung Raya (Mura) di Kelurahan Batu Bua I dan Desa Batu Bua II saat ini kondisi banjir yang disebabkan luapan air Sungai Laung dan merendam akses jalan desa, jalan lingkungan dan akses jalan menuju ke desa dan kelurahan dengan ketinggian bervariasi antara 0,5 – 1 meter.

Baca Juga :  Pesan Kuat Megawati untuk Perempuan Dunia: Karier dan Keluarga Bukan Pilihan!

“Untuk rumah masih belum ada yang terendam. Desa Tumbang Bauh saat ini juga mengalami banjir yang disebabkan oleh luapan air anak sungai Tuhup dan merendam jalan desa dan jalan lingkungan, untuk rumah masih belum ada yang terendam,” terang anggota BPBD Mura Roby, Rabu sore saat itu masih berada dilokasi.

Lanjut Roby, di Desa Datah Kotou Kecamatan Tanah Siang Selatan juga mengalami banjir yang disebabkan oleh luapan air anak sungai dan merendam jalan desa dan jalan lingkungan, untuk rumah masih belum ada yang terendam.

Baca Juga :  Pj Sekda Mura Tekankan Percepatan Input RUP Tahun 2026

Lanjutnya, Akses jalan induk Hauling PT. MGM km 27 yang beroperasi di wilayah Kecamatan Laung Tuhup yang merupakan jalan umum bagi masyarakat desa sekitar, juga mengalami longsor dan hampir terputus yang disebabkan oleh hujan dan arus deras dari anak sungai yang mengalir melalui gorong-gorong jalan tersebut dan jalan tersebut hanya bisa dilalui oleh kendaraan
sepeda motor saja.

“Untuk giat hauling perusahaan saat ini terhenti sementara menunggu proses perbaikan dari pihak perusahaan,” sebutnya. (sur)

Berita Terkait

Fantastis! Doktif Mengaku Ditawari Uang ‘Bawah Tanah’ Puluhan Miliar Jelang Putusan Praperadilan
HPN 2026: Menjaga Nurani Jurnalisme di Tengah Ancaman Disrupsi AI dan Algoritma
Presiden Prabowo Rencanakan Bangun 1.000 Kamar Kampung Haji Indonesia di Makkah
Polisi Usut Kasus Kematian Pria Wajah Terbungkus Plastik di Kos Bandarlampung
Satu Kolam Isinya Jenazah Semua, dr Gia Pratama Ceritakan Ngerinya Praktikum Anatomi di FK
Kurs Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.869, Intip Pergerakannya di Awal Pekan
Legenda Film Laga Willy Dozan Bicara Soal Penuaan dan Pengapuran Tulang
Kenali Modus Child Grooming Menurut KPAI: Hati-hati Jika Guru Terlalu “Dekat”

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 14:02 WIB

Fantastis! Doktif Mengaku Ditawari Uang ‘Bawah Tanah’ Puluhan Miliar Jelang Putusan Praperadilan

Senin, 9 Februari 2026 - 13:51 WIB

HPN 2026: Menjaga Nurani Jurnalisme di Tengah Ancaman Disrupsi AI dan Algoritma

Senin, 9 Februari 2026 - 10:11 WIB

Polisi Usut Kasus Kematian Pria Wajah Terbungkus Plastik di Kos Bandarlampung

Senin, 9 Februari 2026 - 10:07 WIB

Satu Kolam Isinya Jenazah Semua, dr Gia Pratama Ceritakan Ngerinya Praktikum Anatomi di FK

Senin, 9 Februari 2026 - 09:50 WIB

Kurs Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.869, Intip Pergerakannya di Awal Pekan

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:00 WIB

Legenda Film Laga Willy Dozan Bicara Soal Penuaan dan Pengapuran Tulang

Minggu, 8 Februari 2026 - 06:50 WIB

Kenali Modus Child Grooming Menurut KPAI: Hati-hati Jika Guru Terlalu “Dekat”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:38 WIB

Prediksi Final Piala Asia Futsal 2026: Timnas Indonesia vs Iran, Ambisi Cetak Sejarah di Indonesia Arena!

Berita Terbaru

Nasional

Polisi Samarinda Tertibkan Balap Liar, 32 Motor Diamankan

Senin, 9 Feb 2026 - 13:51 WIB

Ilustrasi Gedung KPK.

Nasional

KPK Perdalam Peran Importir terkait Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 9 Feb 2026 - 13:42 WIB