Aman, Pasukan Kuning di Barsel Tidak Ada Pengurangan Karyawan

- Jurnalis

Selasa, 23 Februari 2021 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Peningkatan Lingkungan Hidup, M. Nanang Shalahudin, ST.

foto : Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Peningkatan Lingkungan Hidup, M. Nanang Shalahudin, ST.

1tulah.com, BUNTOK– Pasukan Kuning atau penyapu Jalan yang sering terlihat di pinggiran Jalan Protokol Kota Buntok yang di bawahi Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kabupaten Barito Selatan (Barsel), tahun 2021 tidak ada penambahan ataupun pengurangan pengawai.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Peningkatan Lingkungan Hidup, M. Nanang Shalahudin, ST dikantornya, Selasa (23/2/2021).

Shalahudin mengatakan, untuk pekerja penyapu Jalan di bawah naungan DLH semuanya berjumlah 149 orang dan semua jumlah ini yang sudah terdaftar dan sudah mempunyai Surat Keputusan (SK), dan semuanya ini tersebar di setiap Jalan protokol Kota Buntok, ada pengangkut sampah, pembersih selokan dan termasuk penyapu Jalan.

“Selama 5 Tahun terakhir ini jumlah tersebut tidak berubah sama sekali, bisa dikatakan tidak ada penambahan dan penggurangan, jumlahnya tetap sama,” tegasnya

Baca Juga :  Megawati sebut Kalo Mau Kritik Pakai Data dan Fakta

Lanjutnya, sedangkan untuk penyapu Jalan ini batas akhirnya sampai Daerah Jalan Raut saja, dan sisanya di dalam Jalan Kota. Dan kita juga mempunyai 6 pengawas di dalam bidang ini, dan masing-masing bidang sudah ada pengawasnya.

“Kalau penyapu Jalan itu satu orang jaraknya sekitar 100 sampai 200 Meter saja, misalkan dalam satu hari ada karyawan yg tidak bisa kerja maka ruas Jalan yang kelihatan kotor itu cuma sedikit saja,” ucapnya.

Masih dikatakan pria yang baik hati sama setiap wartawan ini, coba kalau satu orang itu ruasnya diberi jarak yang panjang, maka akan kelihatan sekali kotornya, justru dari itu kita buat ruasnya lebih pendek, maka dari itu pekerjanya memang banyak, dan itu memang tujuan kita.

Baca Juga :  Waspada! YLBHI Ungkap Dampak Buruk RUU Propaganda Asing Bagi Jurnalis & LSM

“Penyapu ini tergantung lokasinya, dan pengawas yang lebih jeli dan dai juga lebih tau lokasi mana saja yang jumlah sampah yang bayak di Jalanan, maka dari itu pengawas yang menemtukan satu ruas Jalan itu bisa dibersihkan berapa orang,” beber Shalahudin.

Lanjutnya, contonya di Jalan AMD, Jalan itukan panjang makanya ditempatkan 1 orang saja di Sana, dan Jalan Kelurahan panjang juga sama saja cuma 1 orang yang ditempatkan oleh pengawas di sana.

“Kita utamakan yaitu di Jalan-Jalan utama seperti Jalan Pelita Raya disitu karena Jalan tersebut Jalan utama Kota Buntok maka dari itu memang bayak pekerja yang ditempatkan oleh pengawas,” pungkas Shalahudin. (Ali)

Berita Terkait

Prabowo Usulkan Keponakannya Jadi Deputi Gubernur BI Gantikan Juda Agung
Polisi Sulsel Siapkan Tim DVI Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500
Fadli Zon Serahkan SK Pengelola Cagar Budaya Keraton Solo, Ini Fakta-Fakta Kericuhannya
Senegal Juara Piala Afrika 2025! Bungkam Maroko Lewat Drama Penalti Gagal dan Gol Pape Gueye
Tim SAR Gabungan Diturunkan ke Gunung Bulusaraung Usai Temuan Serpihan ATR
Bandingkan dengan Negara Raksasa, Airlangga Hartarto Sebut Ekonomi RI Tetap Solid
Mengenal Food Genomics: Rahasia Diet Presisi Berdasarkan DNA Anda
Lelah Menjelaskan? Ini 7 Cara Melepaskan Emosi Negatif Tanpa Harus Bercerita

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 17:10 WIB

Prabowo Usulkan Keponakannya Jadi Deputi Gubernur BI Gantikan Juda Agung

Senin, 19 Januari 2026 - 08:10 WIB

Fadli Zon Serahkan SK Pengelola Cagar Budaya Keraton Solo, Ini Fakta-Fakta Kericuhannya

Senin, 19 Januari 2026 - 08:01 WIB

Senegal Juara Piala Afrika 2025! Bungkam Maroko Lewat Drama Penalti Gagal dan Gol Pape Gueye

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:56 WIB

Tim SAR Gabungan Diturunkan ke Gunung Bulusaraung Usai Temuan Serpihan ATR

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:40 WIB

Bandingkan dengan Negara Raksasa, Airlangga Hartarto Sebut Ekonomi RI Tetap Solid

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:41 WIB

Mengenal Food Genomics: Rahasia Diet Presisi Berdasarkan DNA Anda

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:03 WIB

Lelah Menjelaskan? Ini 7 Cara Melepaskan Emosi Negatif Tanpa Harus Bercerita

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:53 WIB

Noe Letto dan Frank Hutapea Dilantik Jadi Tenaga Ahli DPN 2026: Intip Rekam Jejak dan Peran Strategisnya

Berita Terbaru